RESONANSI

Mladic Mati sebagai Orang yang Bahagia

Ia 'berjuang' agar fasisme menang. Dan itu terwujud.

Banyak orang tidak mengenalinya ketika melihatnya, padahal buktinya ada di depan mata: pengingkaran terbuka atas genosida terhadap bangsa Palestina, diabaikannya kejahatan yang terjadi di Sudan atau Republik Demokratik Kongo, serta ketidakpedulian terhadap migran dan pengungsi yang dibiarkan tewas di laut atau di jalur darat yang berbahaya.

Selain itu, penderitaan orang-orang yang dirampas aksesnya terhadap kebutuhan dasar—termasuk obat-obatan—akibat sanksi, peningkatan anggaran militer, inflasi, pemolisian perbatasan yang mematikan, pengawasan massal, hingga bangkitnya politisi sayap kanan ekstrem di parlemen dan pemerintahan.

Inilah dunia yang diimpikan oleh Mladic. Dan ia hidup cukup lama untuk menyaksikannya. Pertanyaan bagi dunia sekarang adalah: apakah Anda benar-benar ingin hidup dalam mimpi Mladic?

Dahulu, lebih dari 35 tahun yang lalu, saya terpaksa hidup di dalamnya, di Bosnia yang menghadapi genosida. Dan itu adalah sebuah mimpi buruk, sebuah horor yang tak terlukiskan dengan kata-kata.

Kami, para penyintas genosida, telah menyerukan kepada dunia untuk bangkit dan sadar. Akankah dunia mendengarkannya?[]

Nidžara Ahmetašević adalah seorang jurnalis, akademisi, dan aktivis. Ia merupakan penulis buku “The Media as a Tool of International Intervention: House of Cards” (Routledge) dan penulis pendamping dari studi “Repackaging Imperialism: The EU-IOM border regime in the Balkans”. Ia tinggal dan bekerja di Sarajevo.

Sumber: Aljazeera.com

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button