NASIONAL

Musni Umar: Penyadapan terhadap Presiden Bukan Perkara Biasa, Ada Kepentingan Politik Besar

Musni menyinggung demonstrasi besar yang menyasar DPR pada tahun sebelumnya dan demonstrasi Agustus 2026. Ia melihat peristiwa tersebut sebagai indikator adanya potensi gejolak politik yang harus diwaspadai.

“Di internal ada orang yang bermain dalam upaya menggulingkan Presiden Prabowo. Di eksternal juga kita bisa melihat bagaimana rupiah terus melemah dan bursa kita terus melemah. Menurut saya, ada kekuatan besar yang bermain di balik itu,” ujarnya.

Ia menduga terdapat pertemuan kepentingan antara oligarki ekonomi dan oligarki politik masa lalu. Namun, dugaan tersebut merupakan analisis Musni yang masih memerlukan bukti.

Musni mengingatkan, jika persoalan politik terus berkembang tanpa penyelesaian yang jelas, dampaknya bisa menjalar ke kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia menyebut kemungkinan terjadinya pengerahan kekuatan politik, pembiayaan terhadap berbagai elemen masyarakat, hingga munculnya gejolak yang sulit dikendalikan.

Menurutnya, masyarakat akan menjadi pihak yang paling dirugikan jika terjadi ketidakstabilan politik yang kemudian meruntuhkan perekonomian.

“Yang paling rugi itu adalah masyarakat. Kalau terjadi gejolak politik kemudian akhirnya ekonomi runtuh, yang paling banyak mengalami penderitaan adalah masyarakat kita. Mayoritas itu adalah umat Islam,” tandasnya. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button