Netanyahu Sombongkan Serangan ke Qatar, Klaim Dana Gaza Digunakan untuk Bantuan
Qatar membantah keras tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa klaim mengenai pendanaan terhadap Hamas tidak berdasar. Pihaknya menegaskan adanya pengawasan ketat yang mengatur seluruh proses penyaluran bantuan.
“Hari ini, ketika mereka [Israel] mengklaim bahwa ini adalah pendanaan Qatar untuk Hamas, hal itu tidak memiliki dasar sama sekali,” tegas Sheikh Mohammed dalam Forum Doha tahun lalu.
“Seluruh bantuan kami menyasar Gaza, disalurkan kepada rakyat, dan berada di bawah proses yang sangat transparan yang diketahui sepenuhnya oleh Amerika Serikat.”
Pernyataan Netanyahu ini disampaikan beberapa pekan sebelum warga Israel memberikan suara dalam pemilu legislatif pada 27 Oktober 2026. Ini merupakan pemilihan umum pertama di negara tersebut sejak perang di Gaza dimulai pada 2023.
Menjelang pemungutan suara bulan Oktober mendatang, Netanyahu menghadapi tekanan domestik yang kian meningkat terkait penanganan pemerintahannya atas perang Gaza, kondisi ekonomi, serta perang dengan Iran. Ketiga isu tersebut menjadi topik sentral dalam kampanye.
Para analis dan pengkritik menilai Netanyahu sengaja berulang kali memicu ketegangan dengan negara lain menjelang pemilu demi menggalang dukungan dari kelompok nasionalis. []
Sumber: Al Jazeera






