#Selamatkan Al-AqshaINTERNASIONAL

Pertama Kalinya dalam Sejarah: Sepuluh Malam Terakhir Ramadan tanpa Jamaah di Al-Aqsa dan Ibrahimi

“Tindakan ini melanggar kebebasan beribadah dan mencegah warga Palestina mengakses tempat suci mereka,” kata Khater.

“Masjid Al-Aqsa akan tetap menjadi hak eksklusif umat Muslim. Upaya pembatasan dan penutupan tidak akan memutuskan hubungan rakyat Palestina dengan tempat suci mereka.”

Masjid Ibrahimi dijaga pasukan Israel

Situasi serupa juga terjadi di Masjid Ibrahimi di kota Hebron. Direktur masjid tersebut, Hafzi Abu Sneineh, mengatakan bahwa penutupan masjid selama hari-hari terakhir Ramadan akan menghalangi ribuan jamaah melaksanakan salat malam di salah satu situs suci paling penting di Palestina.

Dalam wawancara dengan Pusat Informasi Palestina, Abu Sneineh menjelaskan bahwa pasukan pendudukan menutup gerbang masjid dan memperketat pengepungan militer di sekitar Kota Tua Hebron.

Langkah ini secara langsung mengganggu pelaksanaan ibadah Ramadan di dalam masjid.

Para jamaah yang biasanya datang dari berbagai wilayah Tepi Barat kini tidak dapat mencapai masjid untuk melaksanakan salat malam maupun i’tikaf—ritual spiritual yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

“Setiap tahun ribuan jamaah datang ke Masjid Ibrahimi pada malam-malam suci ini. Tetapi pembatasan militer Israel dan penutupan yang diberlakukan membuat mereka tidak dapat mencapai masjid,” kata Abu Sneineh.

Ia menambahkan bahwa bahkan staf Wakaf Islam menghadapi kesulitan besar untuk mengakses masjid dan menjalankan tugas administratif maupun keagamaan.

Kondisi tersebut membuat pengelolaan tempat suci itu menjadi sangat terbatas, sementara suasana spiritual Ramadan yang biasanya hidup di dalam masjid menjadi terhenti.

Abu Sneineh menegaskan bahwa penutupan Masjid Ibrahimi selama sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan serangan langsung terhadap hak umat Muslim untuk menjalankan ibadah mereka secara bebas.

Menurutnya, langkah tersebut juga melanggar status quo historis dan hukum yang mengatur pengelolaan tempat suci tersebut.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button