#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Politikus Palestina: Rezim Zionis Lancarkan Pembersihan Etnis dan Nakba Baru

Barghouti turut mengecam kemunafikan Amerika Serikat yang mengaku berkomitmen pada perdamaian tetapi enggan memberi sanksi nyata. Perlindungan diplomatik dari Washington dianggap menjadi tameng utama atas kejahatan perang yang terjadi.

Terkait laporan jaminan akses bagi warga negara Amerika Serikat di Qusra, Barghouti menegaskan perlindungan harus berlaku setara. Hak atas keselamatan adalah milik seluruh rakyat Palestina tanpa memandang paspor atau kewarganegaraan ganda.

Ia juga mengkritik keras negara-negara Barat yang terus mengagungkan narasi solusi dua negara tanpa aksi konkrit. Tanpa sanksi nyata terhadap rezim kolonialis, retorika diplomasi Barat tidak lebih dari sekadar bentuk kemunafikan politik.

Melihat kondisi internal yang makin genting, Barghouti mendesak seluruh faksi politik Palestina untuk segera menggalang persatuan nasional. Kepemimpinan resmi diminta berani keluar dari ilusi kerangka kerja Perjanjian Oslo.

Ia menyerukan pembentukan kepemimpinan nasional terpadu yang berlandaskan strategi perlawanan bersama. Langkah ini dianggap sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan masa depan Palestina dari ancaman kepunahan teritorial.[]

Sumber: Anadolu Agency

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button