DAERAH

PPHQ Al-Falakiyah Wisuda 21 Penghafal Al-Qur’an 30 Juz

KH. Tubagus Asep menambahkan bahwa keberadaan para santri di Al-Falakiyah bukan semata-mata hasil pilihan orang tua, melainkan petunjuk dan taqdir dari Allah SWT.

Di pondok tersebut, para santri menjalankan program One Day One Page, yakni target minimal menghafal satu halaman Al-Qur’an setiap hari. Namun Al-Falakiyah tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an.

Menurutnya, pondok juga mengembangkan pembelajaran Kitab Kuning melalui metode Amtsilati. Bahkan bagi santri yang mengalami kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an, mereka diarahkan untuk lebih mendalami ilmu alat tersebut agar tetap mampu berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

“Puluhan santri berhasil menguasai Amtsilati hanya dalam waktu enam bulan. Setelah jenjang Tsanawiyah, baru ditentukan siapa yang lebih difokuskan pada tahfiz dan siapa yang lebih mendalami kitab,” jelasnya.

Selain pendidikan agama, Al-Falakiyah juga terus mendorong prestasi akademik maupun nonakademik. Berbagai penghargaan tingkat daerah hingga nasional berhasil diraih para santri, mulai dari bidang akademik, olimpiade, hingga pencak silat yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan pondok.

Di akhir sambutannya, KH. Tubagus Asep memberikan pesan mendalam kepada seluruh santri, khususnya para penghafal Al-Qur’an.

“Jagalah hati kalian. Jadilah pribadi yang tawadhu. Akhlak harus selalu dijaga karena di dalam hati kalian tersimpan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Hormati kedua orang tua, muliakan para guru, dan terus istiqamah dalam beribadah kepada Allah SWT.” tutupnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button