NUIM HIDAYAT

Jokowi dan Megawati, Kenapa Bangga dengan Banyak Gelar?

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri adalah salah satu tokoh Indonesia yang paling banyak menerima penghargaan akademik dari berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Hingga tahun 2026, Megawati setidaknya telah mengantongi 11 gelar Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) serta empat gelar Profesor Kehormatan (Honorary Professor/Prof. H.C.) dari berbagai universitas di Asia dan Indonesia.

Penganugerahan terbaru diterima Megawati pada 9 Februari 2026 dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi.

Universitas perempuan terbesar di dunia itu menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Megawati sebagai penghargaan atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam pembangunan, organisasi, hukum, serta pemberdayaan perempuan. Ia juga menjadi tokoh pertama dari luar Arab Saudi yang menerima penghargaan tersebut.

Berikut daftar gelar Doktor Honoris Causa yang diterima Megawati Soekarnoputri:

  1. Waseda University, Jepang (2001) – Bidang Politik.
  2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia (2003) – Bidang Politik.
  3. Korea Maritime and Ocean University, Korea Selatan (2015) – Bidang Politik.
  4. Universitas Padjadjaran, Indonesia (2016) – Bidang Politik dan Pemerintahan.
  5. Universitas Negeri Padang (UNP), Indonesia (2017) – Bidang Pendidikan Politik.
  6. Mokpo National University, Korea Selatan (2017) – Bidang Demokrasi Ekonomi.
  7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Indonesia (2018) – Bidang Politik dan Pemerintahan.
  8. Fujian Normal University, Tiongkok (2018) – Bidang Diplomasi Ekonomi.
  9. Soka University, Jepang (2020) – Bidang Kemanusiaan.
  10. Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Malaysia (2023) – Bidang Ilmu Sosial.
  11. Princess Nourah bint Abdulrahman University, Arab Saudi (2026) – Bidang Organisasi dan Hukum/Pemberdayaan Perempuan.

Selain gelar doktor kehormatan, Megawati juga memperoleh empat gelar Profesor Kehormatan dari sejumlah perguruan tinggi.

Pertama, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) pada tahun 2021 dalam bidang Ilmu Kepemimpinan Strategis.

Kedua, Seoul Institute of the Arts (SIA), Korea Selatan, pada tahun 2022 dalam bidang Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif.

Ketiga, Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, Samarkand, Uzbekistan, pada tahun 2024 dalam bidang Pariwisata Berkelanjutan.

Keempat, Universitas Bung Karno (UBK) pada tahun 2025 atas kontribusinya terhadap pemikiran kebangsaan dan pengembangan ideologi Pancasila.

Bila Megawati banyak menerima gelar akademik, Joko Widodo (Jokowi) lebih banyak menerima gelar adat.

Jokowi tercatat hanya menerima lima gelar akademik (Dr. H.C.), yaitu dari Universitas Negeri Semarang (Unnes); Seoul National University of Science and Technology, Korea Selatan; National University of Kyiv-Mohyla Academy, Ukraina; University of Tokyo, Jepang; dan Tsinghua University, Tiongkok.

1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button