PARENTING

Relasi Pendidikan Keluarga dan Sekolah [Bagian 3]

Masa remaja merupakan masa penuh semangat dan kekuatan. Pada tahap ini, seorang anak memiliki potensi besar untuk meraih kebaikan, memperbanyak amal saleh, serta menjauhi dosa dan kemungkaran, karena dalam dirinya terdapat dorongan kuat, energi besar, dan semangat hidup yang tinggi. Namun, masa ini juga sangat berisiko, sebab kebanyakan remaja cenderung condong kepada syahwat duniawi, lebih mengutamakan kesenangan sesaat, dan sering lalai dalam menjalankan ketaatan.

Oleh karena itu, bimbingan dan arahan orang tua sangat dibutuhkan agar perilaku anak tetap sejalan dengan tuntunan Islam, serta kebiasaan baik yang telah tertanam sebelumnya dapat terus dijaga dan dilaksanakan dengan istikamah.

Demikianlah praktik pendidikan Islam dalam lingkungan keluarga yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat Islam sebagai bentuk pengamalan perintah Allah dalam Surah At-Taḥrīm ayat 6. Secara ringkas, pendidikan Islam dalam keluarga berfokus pada tiga aspek utama, yaitu akidah, syariah, dan akhlak. Ketiga aspek ini merupakan inti ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis.

Karena Al-Qur’an dan Hadis berbahasa Arab, maka selain menanamkan ketiga aspek tersebut, pendidikan Islam dalam keluarga juga perlu mengenalkan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an. Hal ini penting agar anak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, serta memiliki bekal untuk memahami makna ayat-ayat yang dibacanya di kemudian hari.[]

Zuhaili Zulfa, Mahasiswa PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Bersambung ke bagian 4 (Kebutuhan akan Pendidikan Sekolah)

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button