DAERAH

Sahabat Masjid Siap Rangkul Anak Muda Perkuat Dakwah Lewat Media Digital

Bogor (Suaraislam.id) – Komunitas Sahabat Masjid (Sajid) terus memperkuat perannya dalam memakmurkan masjid melalui penguatan ukhuwah Islamiyah dan pemanfaatan media digital. Salah satu fokus yang kini didorong adalah melibatkan generasi muda sebagai motor dakwah di era teknologi.

Hal itu disampaikan Pengurus Sahabat Masjid, Syaripudin Kusin, saat pengajian Sahabat Masjid di Masjid Al Muttaqin, Kota Bogor, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Syaripudin, Sahabat Masjid secara rutin menyelenggarakan kajian setiap Sabtu pada pekan pertama dan ketiga yang terbuka bagi seluruh pengurus masjid, pondok pesantren, dan masyarakat umum.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah memasuki putaran ke-19. Pesertanya bukan hanya pengurus masjid, tetapi juga jamaah, pengurus pondok pesantren, dan masyarakat luas. Tujuan kami mempererat ukhuwah Islamiyah serta memakmurkan masjid,” ujarnya.

Selain kajian rutin, Sahabat Masjid juga aktif menggelar berbagai kegiatan seperti rihlah dakwah ke sejumlah masjid, santunan sosial, penggalangan bantuan bagi korban bencana, hingga mendukung berbagai program pemberdayaan masjid melalui kolaborasi dengan sejumlah lembaga, termasuk Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI).

Syaripudin menegaskan, komunitas tersebut tidak memiliki agenda politik. Seluruh aktivitas yang dilakukan semata-mata diarahkan untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

“Kami bukan sekadar kumpulan jamaah masjid. Tidak ada tujuan politis ataupun agenda lain. Fokus kami adalah memperkuat ukhuwah dan memakmurkan masjid,” katanya.

Menghadapi perkembangan teknologi informasi, Sahabat Masjid kini mulai memberikan pelatihan media kepada remaja masjid agar mampu memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk kepentingan dakwah.

Menurut Syaripudin, dakwah saat ini harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

“Sekarang memang zamannya digital. Kami siap membantu melatih remaja masjid memanfaatkan AI dan media digital, mulai dari membuat konten, desain flyer, hingga publikasi kegiatan dakwah. Anak-anak muda sekarang sangat kreatif, tinggal kita beri ruang dan kesempatan,” ujarnya.

Direktur Masjid Tazkia Islamic Center itu menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi ujung tombak dakwah di era digital, sementara generasi yang lebih senior berperan sebagai pembimbing dan pendukung.

“Kalau kami yang sudah sepuh sifatnya mendorong saja. Anak-anak muda yang harus tampil lebih banyak untuk memakmurkan masjid,” katanya.

Syaripudin juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai masjid, komunitas, maupun pondok pesantren dalam pengembangan program dakwah dan pemberdayaan umat.

Menurutnya, Sahabat Masjid siap membantu mempublikasikan berbagai kegiatan positif melalui jaringan jamaah dan pondok pesantren yang selama ini telah terbangun.

“Kami mengajak seluruh pengurus masjid untuk berkolaborasi. Apa pun potensi yang dimiliki masjid, baik kegiatan remaja, produk umat, maupun program sosial, insyaallah akan kami bantu kenalkan kepada jaringan jamaah dan pondok pesantren,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sahabat Masjid juga rutin mengadakan tabligh akbar, penggalangan dana kemanusiaan, bantuan kebencanaan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan memperkuat kepedulian umat.

“Kami terus mencari formula terbaik agar masjid semakin hidup dan menjadi pusat pembinaan masyarakat. Semangat kami sederhana, yaitu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memakmurkan masjid di mana pun berada,” pungkasnya. []

Back to top button