INTERNASIONAL

Tiga Tahun Berturut-turut, Zionis Israel Halangi Muslim Gaza Berhaji

Ketika jutaan umat Islam berkumpul di Makkah, warga Palestina di Gaza menghadapi tahun ketiga kesedihan karena Israel menutup perbatasan.

Harapan yang Kian Memudar

Karena blokade yang berlangsung, kuota haji tahunan Gaza yang berjumlah sekitar 3.000 orang saat ini diisi oleh warga Palestina pemegang identitas Gaza yang tinggal di Mesir dan negara-negara lain.

Ribuan kuota lainnya untuk sementara dialihkan kepada jamaah dari Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, dengan kesepakatan resmi bahwa Gaza akan mendapatkan kompensasi kuota tersebut pada musim-musim haji mendatang.

Namun untuk saat ini, ribuan warga lanjut usia dan orang sakit di Gaza masih terjebak, menggantungkan harapan yang semakin memudar.

“Kami tidak dapat menyelenggarakan musim haji karena tidak ada jaminan bahwa perlintasan akan dibuka,” kata Rami Abu Staitah, Direktur Jenderal Haji dan Umrah di Kementerian Wakaf.

“Persiapan haji membutuhkan kontrak perumahan dan transportasi yang rumit serta harus dilakukan jauh hari sebelumnya. Semua itu mustahil dilakukan dalam kondisi seperti sekarang.”

Kementerian tersebut telah menyerukan kepada komunitas internasional, pemerintah Arab Saudi, dan Mesir untuk turun tangan serta memisahkan pelaksanaan ibadah haji dari pertimbangan politik. []

Sumber: Al Jazeera

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button