INTERNASIONAL

Tokoh Gen Z Sharif Osman Hadi Tewas Ditembak, Bangladesh Rusuh Lagi

Dakha (SI Online) – Bangladesh kembali dilanda kerusuhan pada Jumat, 18 Desember 2025. Kerusuhan terjadi setelah tewasnya aktivis mahasiswa dan tokoh Gen Z, Sharif Osman Hadi. Ia tewas sehari sebelumnya setelah ditembak orang tak dikenal di Dakha.

Hadi adalah pemimpin demonstrasi besar pada 2024 yang berhasil menumbangkan pemerintahan Sheikh Hasina.

Tewasnya Hadi memicu kerusuhan di seluruh ibu kota dan kota-kota lain, yang memaksa pasukan keamanan dikerahkan di seluruh negeri menjelang pemilihan nasional pada Februari mendatang.

Menurut CNA, kekerasan tersebut terjadi setelah kematian Hadi, juru bicara Inquilab Mancha yang berusia 32 tahun. Inquilab Mancha merupakan sebuah platform protes yang dipimpin mahasiswa yang memainkan peran kunci dalam pemberontakan tahun lalu yang menggulingkan mantan perdana menteri Sheikh Hasina.

Hadi berencana mengikuti pemilihan parlemen mendatang dan dikenal luas sebagai kritikus vokal India, tempat Hasina berlindung sejak melarikan diri dari Bangladesh pada Agustus 2024. Hadi ditembak oleh penyerang bertopeng di Dhaka pada awal bulan ini.

Menurut pihak berwenang, ia pertama kali dirawat di rumah sakit setempat sebelum diterbangkan ke Singapura untuk menjalani perawatan medis lanjutan. Meskipun mendapat perawatan darurat, ia meninggal setelah beberapa hari menggunakan alat bantu pernapasan.

Ribuan demonstran membanjiri jalanan Dhaka setelah berita kematian Hadi tersiar pada Jumat pagi, menuntut penangkapan para pembunuhnya.

Demonstrasi dengan cepat berubah menjadi kekerasan, dengan para demonstran menyerang gedung-gedung politik, lembaga budaya, dan kantor media.

Kantor harian berbahasa Bengali terbesar di negara itu, Prothom Alo, serta harian berbahasa Inggris, Daily Star, dirusak dan dibakar.

Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di gedung Daily Star dan menyelamatkan para jurnalis yang terjebak di dalam, sementara pasukan mengamankan area tersebut. Setidaknya tiga kasus pembakaran dilaporkan di ibu kota, menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil.

Dilansir dari CNA, para jurnalis di dalam gedung yang terbakar menggambarkan kepanikan saat asap memenuhi kantor-kantor, sementara para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan yang menyebut nama Hadi. Pihak berwenang kemudian mengatakan api berhasil dikendalikan pada dini hari, meskipun puluhan staf awalnya terjebak di dalam.

Kekerasan menyebar ke luar Dhaka. Para pengunjuk rasa memblokade jalan raya di beberapa distrik, termasuk jalan utama yang menghubungkan ibu kota ke Mymensingh.

1 2Laman berikutnya
Back to top button