Turkiye Blokir Pesawat Presiden Israel
Ankara (SI Online) – Pemerintah Turkiye secara resmi menolak izin melintas bagi pesawat yang membawa Presiden Israel Isaac Herzog saat hendak menuju Astana, Kazakhstan.
Penolakan akses wilayah udara ini memaksa pesawat kepresidenan Israel mengubah jalur penerbangan melalui wilayah Eropa dan Rusia.
Keputusan tersebut mengakibatkan durasi perjalanan dari Tel Aviv menuju ibu kota Kazakhstan membengkak menjadi delapan jam dari waktu normal.
Otoritas Ankara saat ini memberlakukan penutupan ruang udara secara total bagi seluruh pejabat negara Israel maupun pesawat yang mengangkut persenjataan.
Sumber diplomatik di Ankara menegaskan bahwa ruang udara Turkiye tetap terbuka bagi maskapai negara ketiga dan penerbangan komersial Israel hanya untuk keperluan transit.
Langkah tegas ini merupakan kelanjutan dari sikap politik Turkiye yang telah memutus hubungan diplomatik dengan Israel sejak agresi militer di Jalur Gaza memanas.
Pemerintah kedua negara hingga saat ini hanya mempertahankan kanal komunikasi terbatas yang khusus menangani isu keamanan darurat.[]
Sumber: Sputnik/RIA Novosti






