Zohran Mamdani Menangkan Pemilu, New York Dipimpin Wali Kota Muslim
New York (SI Online) – Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York City dalam pemilu yang digelar pada Selasa (04/11/2025) waktu setempat.
Tempat pemungutan suara di New York City telah ditutup pada hari pemilihan wali kota dengan kandidat berlatar belakang Muslim dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, berhasil mengungguli hasil pemilihan tersebut.
Kantor berita RIA Novosti pada Rabu (05/11) melaporkan, partisipasi pemilih mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, dengan hampir 2 juta pemilih memberikan suara.
Para kandidat yang bersaing dalam pemilihan wali kota adalah mantan gubernur dari Partai Demokrat yang kini maju sebagai independen, Andrew Cuomo; kandidat dari Partai Republik, Curtis Sliwa; dan kandidat dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani.
Menurut hasil sementara, Mamdani memperoleh 51,5 persen suara, Cuomo berada di posisi kedua dengan 39,7 persen, dan Sliwa hanya memperoleh 8 persen.
Dengan hasil tersebut, Mamdani akan menjadi wali kota Muslim pertama di kota terbesar di Amerika Serikat itu.
Dilansir AFP, Mamdani merupakan seorang berideologi sosialis berusia 34 tahun yang lahir di Uganda dan besar di New York City.
Selama kampanye, dia berfokus pada upaya pengurangan biaya hidup warga New York, membangun dukungan lewat gaya pribadinya yang santai, dan image ramah di media sosial.
Presiden AS Donald Trump melabeli Mamdani sebagai seorang “pembenci Yahudi”.
“Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani, seorang yang terbukti dan mengaku MEMBENCI YAHUDI, adalah orang bodoh,” tulis Trump di media sosial beberapa waktu lalu.
Profesor ilmu politik di Universutas Syracuse Grant Reeher mengatakan kemenangan Mamdani akan memicu perselisihan dengan Trump.
“Trump akan memperlakukan New York City dengan lebih agresif. Akan ada semacam pertarungan politik,” ujarnya.
Awal pekan ini, Trump menyebut bakal memotong dana pemerintah federal New York City jika Mamdani terpilih.
“Jika kandidat komunis Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York City, sangat kecil kemungkinan saya akan menyalurkan dana federal selain dalam jumlah paling minimal sebagaimana diwajibkan untuk kota pertama yang saya cintai,” kata Trump dalam unggahannya di Truth Social seperti dikutip The Guardian.






