NUIM HIDAYAT

Benturan Nilai-Nilai Islam vs Barat

Islam adalah agama yang sempurna. Islam mempunyai nilai-nilai yang mulia. Nilai-nilai itu ada dalam Qur’an dan Hadits.

Islam bukan agama ritual semata. Seperti Yahudi, Kristen dan lain-lain. Nilai-nilai itu digali para ulama dari Al-Qur’an dan al Hadits. Nilai-nilai itu dipraktekkan dalam sejarah Islam yang panjang.

Barat juga mempunyai nilai. Barat, karena tidak percaya pada Tuhan, atau menempatkan Tuhan pada ritual semata, menjadikan nilai itu sekuler. Yakni nilai itu tidak digali dari kitab suci mereka. Nilai itu digali dari akal atau nafsu belaka.

Nilai-nilai yang berbenturan antara Islam dan Barat, antara lain:

Pertama: Zina.

Islam mengharamkan zina. Barat membolehkan zina. Sehingga para pemuda yang berumur belasan tahun biasanya sudah hilang keperawanannya. Zina biasa di sana. Zina bukan perbuatan kriminal. Sehingga pelakunya tidak dihukum.

Islam dengan keras melarang perzinahan. Bahkan mendekati pun dilarang. Kenapa? Karena zina merusak pernikahan. Zina merusak hubungan laki-laki dan perempuan. Zina bisa menyebabkan pembunuhan. Zina bisa menyebabkan penyakit kelamin yang sulit obatnya. Tetapi alasan utama Muslim tidak melakukan zina adalah karena Al-Qur’an melarangnya. Setiap yang dilarang Al-Qur’an, seorang Muslim wajib menjauhinya. Bila ia tetap melakukan larangan itu, maka ia berdosa (besar). Ia wajib tobat atau menyesal bila melanggar Al-Qur’an.

Renungkanlah ayat Al-Qur’an tentang zina ini,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS al Isra’ 32)

Ayat ini diapit dengan ayat pembunuhan. Yaitu ayat 31 dan 32.

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (QS al Isra‘ 31)

وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ ۖ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا

Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan. (QS al Isra’ 33)

Banyak kasus terjadi perzinahan dan pembunuhan. Juga banyak kasus terjadi pembunuhan terhadap bayi yang dikandung perempuan karena tidak siap atau malu sebab melakukan hubungan badan sebelum nikah (aborsi).

Yang menarik coba amati tempat-tempat pelacuran. Di sana bertemu antara para pembunuh, perampok, pemabuk dan lain-lain. Kata ahli hikmah, kejahatan berkelindan dengan kejahatan lainnya.

1 2 3 4 5Laman berikutnya
Back to top button