#Perang Iran vs AS-IsraelINTERNASIONAL

Iran Klaim Belum Gunakan Kemampuan Rudal Sepenuhnya, Larijani: Musuh akan Membayar Harganya

Teheran (SI Online) – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan, musuh-musuh Teheran berusaha memecah Iran melalui kekacauan. Ia juga menegaskan bahwa kemampuan rudal Iran masih sepenuhnya utuh dan belum dimanfaatkan secara maksimal.

Larijani mengatakan pada Sabtu (07/03) bahwa strategi musuh adalah “menciptakan kekacauan di dalam Iran agar lebih mudah menanamkan perpecahan”, dengan tujuan akhir memecah negara tersebut, karena menurutnya “masalah mereka sebenarnya adalah Iran itu sendiri”.

Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, ia menyatakan bahwa musuh ingin memanfaatkan situasi yang kacau untuk mengubah keadaan di Iran dan mencapai ambisi yang disebutnya sebagai tujuan Israel.

Larijani juga mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pernah menghubungi Presiden AS Donald Trump sebelum peristiwa ini dan mengatakan: “Jika Anda mengambil tindakan, kami akan mencapai tujuan kami.”

Baca juga: Presiden Iran Nyatakan Serangan ke Negara Tetangga Dihentikan, Kecuali…..

Ia menambahkan bahwa Trump kemudian mengatakan bahwa ia “tergoda” untuk menyerang Iran berdasarkan percakapan tersebut. Menurut Larijani, godaan itu merugikan kepentingan Amerika Serikat dan membebani rakyat Amerika dengan biaya besar.

Persatuan Iran menggagalkan rencana musuh

Larijani mengatakan bahwa musuh mencoba mencapai tujuan mereka dengan menargetkan Pemimpin Revolusi Iran, Ali Khamenei, dengan keyakinan bahwa jika kepemimpinan diserang maka sistem pemerintahan akan runtuh. Namun, menurutnya hal itu tidak terjadi.

Ia mengatakan kehidupan masyarakat tetap berjalan normal meskipun diliputi kesedihan mendalam.

Larijani juga memperingatkan Amerika Serikat dan Israel bahwa pembunuhan terhadap Khamenei dan serangan terhadap wilayah Iran akan membawa konsekuensi berat dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Ia juga menyinggung serangan terhadap sekolah, klinik, dan panti asuhan, serta mengatakan bahwa Trump tidak akan bisa memenangkan hati rakyat Iran karena ia tidak memahami mereka.

Larijani menambahkan bahwa rakyat Iran turun ke ruang publik dengan kesadaran sejarah yang kuat dan pemahaman tentang tujuan musuh.

Menurutnya, tingkat kematangan intelektual rakyat Iran “tidak tertandingi”, dan kebersamaan masyarakat saat masa berkabung menunjukkan bahwa mereka saling mendukung satu sama lain.

Persatuan ini, katanya, telah menggagalkan upaya terakhir musuh untuk memecah belah masyarakat, termasuk ketika Trump mengancam akan mengungkap “pesan-pesan imajiner”.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button