Pejabat Keamanan Tertinggi Iran Ali Larijani Gugur dalam Serangan Israel-AS
Teheran (SI Online) – Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi sekretarisnya, Ali Larijani, telah tewas dalam sebuah serangan, menurut laporan kantor berita Iran, Tasnim, pada Rabu (18/0) pagi waktu setempat.
Dalam sebuah pernyataan, dewan tersebut mengatakan Larijani meninggal dunia pada Selasa (17/3) dini hari bersama putranya, Morteza Larijani; deputi urusan keamanan di sekretariat dewan tersebut, Alireza Bayat; serta beberapa orang lainnya, lansir Tasnim.
“Roh suci para syuhada telah menyambut jiwa suci hamba saleh Tuhan, Syahid Dr. Ali Larijani,” kata dewan itu pada Selasa malam, seraya menambahkan bahwa putranya dan para pengawalnya juga gugur bersamanya.
“Setelah seumur hidup berjuang demi kemajuan Iran dan Revolusi Islam, ia akhirnya mencapai cita-cita lamanya, memenuhi panggilan Ilahi, dan dengan terhormat meraih kemuliaan manis syahadah di medan pengabdian,” tambahnya.
Dewan tersebut memuji pengabdian panjang Larijani bagi pembangunan Iran dan menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi ancaman eksternal.
Pada Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah menewaskan Larijani dalam serangan yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Larijani terlihat beberapa hari sebelumnya di jalanan Teheran dalam aksi Hari Quds tahunan. Ia diangkat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi pada Agustus setelah serangan AS-Israel pada Juni 2025, dan pada Senin mengeluarkan pernyataan yang menyerukan umat Muslim di seluruh dunia untuk mendukung Iran serta menantang para pemimpin Teluk agar menjelaskan mengapa mereka masih mengizinkan pangkalan AS digunakan untuk menyerang Iran.
Larijani juga memainkan peran diplomatik penting sebelum perang bersama menteri luar negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam upaya membujuk negara-negara Teluk untuk mencegah serangan. Ia membela keras taktik Teheran dalam perang, tetapi juga dipandang sebagai figur transisi potensial di akhir konflik—sesuatu yang diragukan oleh Israel.
Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran pada Selasa juga mengonfirmasi kematian Gholamreza Soleimani, komandan pasukan sukarelawan Basij, dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Dengan konfirmasi kematian Larijani, jumlah pejabat senior Iran yang tewas oleh Israel sejak awal konflik kini mencapai 10 orang, termasuk lima komandan militer senior lainnya seperti Ali Shamkhani, penasihat dekat pemimpin tertinggi. []
Sumber: Xinhua, The Guardian.






