Berduka atas Gugurnya TNI di Lebanon, HNW Dorong Evaluasi BoP dan Desak Sanksi untuk Israel
Jakarta (SI Online) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan lima lainnya yang terluka dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon.
Para prajurit tersebut tengah menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), namun menjadi korban serangan militer Israel.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (01/04/2026), Hidayat mengusulkan agar pemerintah memberikan penghargaan kepada para korban dengan gelar Pahlawan Perdamaian, serta memastikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kami sangat berduka atas gugur dan terlukanya prajurit TNI yang menjalankan amanat konstitusi dalam menjaga perdamaian dunia. Semoga mereka diterima sebagai syuhada dan negara memberikan penghargaan yang layak,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa HNW itu mendorong pemerintah untuk mengevaluasi keberlanjutan penugasan pasukan TNI di Lebanon Selatan. Menurutnya, kondisi keamanan yang semakin memburuk membuat posisi pasukan perdamaian tidak lagi terlindungi secara memadai.
Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penarikan pasukan TNI dari wilayah tersebut dengan tetap mengacu pada ketentuan konstitusi.
Selain itu, HNW meminta pemerintah Indonesia untuk mendesak PBB agar tidak hanya berhenti pada kecaman. Ia mendorong agar segera digelar sidang darurat Dewan Keamanan PBB guna membahas pelanggaran hukum internasional oleh Israel.
Ia juga menilai bahwa tindakan Israel yang menyerang pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip perdamaian dunia.
“PBB harus konsisten dan berani menjatuhkan sanksi tegas kepada Israel, termasuk opsi pembekuan keanggotaannya di PBB,” tegasnya.
HNW turut mengingatkan Amerika Serikat agar tidak kembali menggunakan hak veto yang berpotensi menggagalkan keputusan mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB.






