Dapur MBG, Titik Balik Harapan Dariel
Bogor (SI Online) – Aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jogjogan Silma 2, Bogor, telah berdenyut kencang jauh sebelum mentari menampakkan diri.
Muhammad Dariel Syahrul Ramadhan menjalankan rutinitas kerjanya dengan penuh ketelitian di tengah ritme dapur yang cepat dan teratur.
Pemuda berusia 24 tahun asal Megamendung ini sempat melewati fase kehidupan yang penuh tantangan setelah berhenti bekerja dari sebuah klinik.
“Saya sempat nganggur kurang lebih satu setengah tahun. Waktu itu memang sulit dapat pekerjaan,” ujar Dariel seperti dilansir BGN, Sabtu (03/05/2026).
Meskipun harus menghadapi masa pengangguran yang cukup lama, Dariel memilih untuk tetap optimis dan terus mencari peluang baru.
Keinginan kuat untuk memperbaiki masa depan mendorongnya mengambil keputusan besar untuk melanjutkan studi di Jakarta Timur.
“Karena kondisi itu, akhirnya saya memutuskan untuk kuliah di Jakarta Timur, di Universitas Saintek Muhammadiyah,” katanya.
Langkah pendidikan tersebut menjadi gerbang pembuka bagi Dariel, meski ia menyadari tetap membutuhkan pekerjaan untuk menyokong biaya kuliahnya.
Takdir kemudian mempertemukannya dengan informasi lowongan pekerjaan di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada dekat dari rumahnya.
“Waktu dapat info, saya langsung coba. Alhamdulillah diterima,” ujarnya.
Penerimaan kerja ini menjadi titik awal bagi hidupnya untuk bergerak kembali ke arah yang lebih pasti dan terencana.
Kini ia harus piawai membagi energi antara tuntutan profesional di dapur dengan jadwal kuliah yang padat pada setiap akhir pekan.






