DAERAH

Perkuat Ukhuwah, Forum Dai Se-Kecamatan Nguter Sepakati Sinergi Dakwah Lintas Organisasi

Nguter (Suaraislam.id) – Semangat persatuan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Kopdar Forum Dai se-Kecamatan Nguter yang digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Wisma Yatim Dhuafa IKADI Nguter, Sukoharjo.

Pertemuan yang dihadiri sejumlah tokoh dan pegiat dakwah dari berbagai organisasi serta elemen umat Islam tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat sinergi dakwah di wilayah Kecamatan Nguter.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari berbagai unsur, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Jamaah Tabligh, serta elemen umat Islam lainnya.

Mengusung semangat “Bersatu dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah, Bekerja Sama dalam Dakwah”, pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus musyawarah untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antarelemen dakwah.

Dalam kesepakatan yang dirumuskan bersama, para peserta menegaskan bahwa persatuan dan ukhuwah Islamiyah merupakan modal penting dalam membangun kekuatan serta kemaslahatan umat. Perbedaan pandangan dalam persoalan khilafiyah dan pendekatan dakwah dipandang sebagai keniscayaan yang harus disikapi dengan ilmu, adab, dan kelapangan dada.

Kesepakatan tersebut juga berlandaskan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 103: “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.”

Dalam forum tersebut, peserta menyepakati tujuh poin penting sebagai pedoman membangun kebersamaan dan kerja sama dakwah.

Pertama, menjunjung tinggi akidah dan ukhuwah Islamiyah sebagai landasan utama kebersamaan serta mengutamakan kemaslahatan umat di atas kepentingan organisasi maupun golongan.

Kedua, menjaga adab dalam menyikapi perbedaan pandangan dan persoalan khilafiyah dengan saling menghormati serta tidak merendahkan sesama elemen dakwah.

Ketiga, mengedepankan titik temu atau kalimatun sawa’ daripada mempertajam perbedaan. Hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama akan dijadikan landasan untuk membangun sinergi.

Keempat, menolak segala bentuk provokasi, adu domba, fitnah, dan penyebaran berita bohong (hoaks) yang berpotensi memecah belah persatuan umat Islam, baik di kehidupan nyata maupun media sosial.

Kelima, membangun sinergi dan kepedulian dengan saling membantu serta mendukung kegiatan positif yang diselenggarakan organisasi, masjid, maupun majelis dakwah lainnya.

Keenam, menyelenggarakan Kopdar Forum Dai secara rutin sekurang-kurangnya satu tahun sekali. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi wadah silaturahmi, musyawarah, koordinasi dakwah, serta pencarian solusi atas berbagai persoalan umat di tingkat akar rumput. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara bergiliran berdasarkan kesepakatan bersama.

1 2Laman berikutnya
Back to top button