DAERAH

ABABIL Desak Boikot Total Produk Afiliasi Israel

Bandung (SI Online) – Gelombang solidaritas untuk kemerdekaan Palestina kembali memadati kawasan Taman Cikapayang Dago, Kota Bandung, pada Sabtu, 25 April 2026.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Bela Palestina Boikot Israel (ABABIL) tersebut memulai aksi dengan melakukan longmarch menuju gerai restoran cepat saji Pizza Hut dan Burger King di sekitar Jalan Ir. H. Djuanda dan Jalan Merdeka.

Dalam orasinya, para aktivis mengecam keras kebijakan Israel yang memberikan lampu hijau bagi penerapan hukuman mati terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan.

Aksi ini bertujuan memperkuat kesadaran publik untuk menghentikan konsumsi produk yang terafiliasi dengan zionisme sebagai bentuk tekanan ekonomi yang nyata.

ABABIL menyatakan sikap dengan mengecam keras segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia di Gaza yang telah menelan 72.568 korban jiwa serta 172.338 korban luka-luka.

Aliansi tersebut secara tegas menolak kebijakan Israel yang mengarah pada genosida serta pembersihan etnis dan menekankan bahwa warga Gaza membutuhkan harapan hidup, bukan tiang gantungan.

Pihak massa menuntut pembukaan akses bantuan kemanusiaan ke Gaza seluas-luasnya tanpa adanya hambatan politik agar kebutuhan pangan dan kesehatan dapat segera terpenuhi.

Desakan juga ditujukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah konkret dalam menghentikan agresi militer dan memberikan perlindungan kepada warga sipil.

ABABIL menyerukan agar Pemerintah Indonesia segera keluar dari keanggotaan atau kerja sama yang terafiliasi dengan kepentingan penjajahan, termasuk Board of Peace (BoP), demi menjaga amanat konstitusi.

Masyarakat diajak untuk terus melakukan boikot terhadap produk pendukung agresi sebagai upaya damai namun efektif dalam melemahkan kekuatan pendanaan penjajahan.

Selain itu, massa menuntut adanya investigasi transparan dan menyeluruh atas terbunuhnya pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi UNIFIL agar pelaku diadili sesuai hukum internasional.

Penegakan hukum internasional turut didesak melalui penangkapan Benjamin Netanyahu sesuai dengan keputusan International Criminal Court atau Mahkamah Pidana Internasional.

Solidaritas umat di Indonesia diharapkan terus menguat melalui doa, edukasi, serta kontribusi nyata dalam berbagai aksi kemanusiaan untuk kemerdekaan Palestina.

Perjuangan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan universal sekaligus mandat pembukaan UUD 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

“Gaza Membutuhkan Harapan, Bukan Tiang Gantung,” demikian kutipan langsung dari pernyataan tertulis ABABIL yang menjadi ruh utama dalam aksi massa tersebut.

Aksi yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan komitmen massa untuk terus mengawal isu Palestina hingga penjajahan di tanah para nabi tersebut berakhir sepenuhnya.

Rep: Suwandi

Back to top button