Benarkah Makanan Pedas Mampu Membakar Kalori Tubuh?
Perhatikan Makanan Pendamping
Komposisi makanan pedas secara keseluruhan sangat penting untuk diperhatikan. Sambal dari bahan segar tentu berbeda dengan makanan pedas yang mengandung banyak minyak, gula, atau kalori tinggi. Makanan sangat pedas yang dimasak dengan banyak minyak tetap memberikan asupan energi yang tinggi.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa potensi manfaat makanan pedas berkaitan dengan capsaicin pada cabai. Namun, manfaat tersebut tetap harus dilihat sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan.
Kesimpulan Efek Makanan Pedas
Makanan pedas memang dapat membakar kalori, tetapi efeknya tergolong kecil. Capsaicin dalam cabai meningkatkan thermogenesis, pengeluaran energi, dan oksidasi lemak dalam tingkat tertentu.
Efek tersebut bukan alasan untuk mengandalkan makanan pedas sebagai cara utama membakar kalori. Pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik tetap menjadi kunci utama kesehatan.
Masyarakat dapat menikmati makanan pedas dalam jumlah yang sesuai tanpa perlu sengaja menambah tingkat kepedasan secara berlebihan.
Cabai memiliki pengaruh terhadap metabolisme, tetapi bukan jalan pintas untuk membakar kalori. Sensasi panas dari sambal mungkin terasa kuat, tetapi energi yang dibakar tidak sebanding dengan rasa pedasnya.[]
Sumber: ANTARA