Bahaya Minuman Manis terhadap Lonjakan Gula Darah
Jakarta (Suaraislam.id) – Saat ini beragam jenis minuman manis, seperti teh manis kemasan dan soda, ditawarkan secara menarik untuk menggoda selera konsumen.
Varian rasa yang dihadirkan terasa nikmat saat dikonsumsi. Namun, laporan EatingWell pada Selasa (18/7) mengingatkan bahwa minuman manis dapat mengganggu keseimbangan gula darah.
Minuman manis mengandung gula sederhana tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Mengonsumsinya terlalu sering dapat memicu gangguan regulasi gula darah.
“Teh manis memengaruhi gula darah dengan menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat karena gula sederhana dicerna dan diserap dengan cepat ke aliran darah,” kata ahli gizi Andrea Copeland, M.S., RD, LD, CDCES.
Copeland menjelaskan bahwa tubuh merespons lonjakan tersebut dengan melepaskan insulin untuk memindahkan glukosa ke dalam sel.
Kenaikan gula darah sesekali tidak terlalu membahayakan. Namun, lonjakan gula darah berulang kali dapat merusak pembuluh darah serta organ tubuh sehingga memicu diabetes.
Ahli gizi diabetes, Sheila Patterson, RD, CDCES, menambahkan bahwa teh manis di restoran maupun kemasan botol mengandung gula tambahan setara dengan beberapa sendok teh per sajian. Konsumsi yang cepat membuat seseorang tanpa sadar mengonsumsi gula berlebih.
Satu gelas teh manis ukuran sedang (16 ounce) mengandung sekitar 39 gram gula atau setara 10 sendok teh.
Sebagai perbandingan, American Heart Association merekomendasikan batas asupan gula tambahan harian sebesar 36 gram (9 sendok teh) untuk pria dan 25 gram (6 sendok teh) untuk wanita.
Patterson menyebut konsumsi soda lebih rentan memicu lonjakan gula darah dan masalah kesehatan jangka panjang akibat kadar gulanya yang sangat tinggi. Kandungan gula pada soda bervariasi bergantung pada merek serta jenisnya.
Sebagai contoh, minuman cola ukuran sedang mengandung sekitar 51 gram gula tambahan (12,5 sendok teh), sedangkan cream soda dapat mengandung hingga 68 gram gula (17 sendok teh).
Ahli gizi Sheri Gaw, RDN, CDCES, menyarankan pemaduan soda dengan makanan seimbang untuk memperlambat penyerapan gula.
“Mengurangi porsi soda dan memadukannya dengan makanan berprotein, berserat, serta berlemak sehat—seperti segenggam kacang atau 3 ounce ayam atau ikan—dapat memperlambat pencernaan dan pelepasan gula ke aliran darah,” kata Gaw.






