IBRAH

Bersama Orang yang Kita Cintai

Selain itu, kita perlu mengenal Nabi saw. lewat sirahnya. Sangat sulit mencintai sosok yang tidak kita kenal.

Maka, bacalah kisah bagaimana Nabi saw. menangis untuk umatnya. Pelajari bagaimana beliau memaafkan orang yang menyakiti, serta bagaimana beliau shalat malam hingga kakinya bengkak.

Langkah berikutnya adalah meniru akhlak beliau. Akhlak Nabi saw. adalah Al-Qur’an.

Dengan mempelajari Al-Qur’an, kita akan mengetahui akhlak Nabi saw. Kita akan semakin mengenali beliau, semakin mencintainya, serta bisa meniru akhlaknya. Semua itu adalah salawat yang berjalan.

Mungkin hari ini amal kita masih sedikit. Shalat kita masih belum sempurna dan sedekah kita belum seberapa.

Meskipun demikian, jangan berputus asa. Tanyakan ke dalam hati, “Apakah aku mencintai Allah Swt. dan Rasul-Nya?”

Jika jawabannya ya, maka buktikanlah. Cinta tanpa bukti hanyalah pengakuan kosong semata.

Laki-laki dalam hadis di atas masuk surga bukan karena amalnya yang banyak, melainkan karena cintanya benar. Maka mulai malam ini, sebelum tidur, bisikkanlah di dalam hati:

Ya Allah, aku cinta Engkau. Aku cinta Rasul-Mu. Kumpulkan aku bersama Nabi-Mu di surga-Mu. Amin.[]

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button