Bom Waktu ‘Bullying’
Rasulullah Saw bersabda, “Muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Tidak boleh menzaliminya, merendahkannya, atau menghinanya.” (HR. Muslim).
Dengan sistem seperti ini, peserta didik tumbuh dalam lingkungan yang saling menghormati, bukan saling menjatuhkan. Mereka terbiasa menahan amarah, menjaga lisan, dan menghormati sesama.
Selain itu, negara di sistem Islam kaffah berperan strategis memastikan kurikulum, lingkungan, dan media mendukung terbentuknya generasi bertakwa. Negara juga menerapkan sanksi yang mendidik, tegas, dan adil. Bukan untuk balas dendam, tetapi untuk menebus dosa dan mencegah kejahatan serupa.
Khatimah
Ledakan di SMAN 72 hanyalah satu percikan dari bom waktu yang lebih besar: kerusakan sistemik akibat pendidikan sekuler kapitalis. Selama sistem ini dipertahankan, kasus bullying, kekerasan, dan krisis moral akan terus berulang dengan wajah berbeda.
Hanya sistem Islam kaffah yang mampu memadamkan bom waktu itu. Sistem yang menyatukan akidah, ilmu, dan akhlak; yang melahirkan generasi bertakwa, berilmu, dan beradab. Wallahu a’lam bishshawab. []
Mahrita Julia Hapsari, M.Pd., Pendidik di Banjarmasin.






