Ceramah Kok Pasang Tarif?
Meneladani Dakwah Rasulullah saw
Keikhlasan memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah Swt. Amalan yang dilakukan tanpa keikhlasan tidak memiliki bobot pahala, termasuk aktivitas ceramah dan mengajar.
Berapa pun tebalnya amplop yang diterima, nilainya tidak sebanding dengan balasan Allah Swt di akhirat. Oleh karena itu, Allah Swt berfirman:
وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّنْ دَعَآ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan kebajikan, dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)’?” (QS. Fussilat: 33).
Surah Fussilat ayat 33 ini membahas keutamaan berdakwah dan konsistensi dalam beriman. Tugas ini sangat mulia karena mengajak pada kebaikan serta mencegah kemungkaran.
Umat Islam wajib memiliki deretan ulama dan ustaz yang peduli untuk menjalankan tugas agama ini secara tulus. Allah Swt berfirman:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلاَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran: 104).
Dengan menjalankan peran tersebut, umat ini akan menjadi umat terbaik sebagaimana firman Allah Swt:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, serta beriman kepada Allah…” (QS. Ali ‘Imran: 110).
Semoga para dai dan ulama senantiasa dilandasi iman yang kokoh dan keikhlasan murni dalam menjalankan tugas amar makruf nahi mungkar.[]






