SEHAT

Ini Langkah Sederhana Bersihkan Sayur dan Buah dari Bakteri

Jakarta (Suaraislam.id) — Kepala koki HelloFresh, Michelle Doll Olson, membagikan cara sederhana untuk membersihkan buah dan sayur. Metode ini efektif membantu menghilangkan kotoran serta bakteri yang menempel pada permukaan bahan makanan.

Dikutip dari Eating Well, Rabu, Olson menyarankan agar buah dan sayur direndam terlebih dahulu dalam wadah berisi air yang telah dicampur dengan beberapa sendok teh cuka.

“Anda bisa memasukkan buah dan sayur ke dalam mangkuk berisi beberapa sendok teh cuka. Cara itu membantu membersihkan hal-hal yang tidak ingin Anda konsumsi,” ujar Olson.

Menurutnya, penggunaan cuka yang telah diencerkan ini sangat efektif untuk membersihkan bakteri pada permukaan bahan pangan. Melalui cara alami tersebut, masyarakat tidak perlu lagi membeli cairan pembersih khusus.

Khusus untuk jenis sayuran berdaun, Olson merekomendasikan penggunaan alat pemutar salad (salad spinner) agar proses pengeringan dan pembersihan lebih optimal. Sementara untuk jenis umbi-umbian seperti kentang atau wortel, kotoran yang menempel kuat bisa dibersihkan menggunakan sikat khusus.

Selain langkah-langkah di atas, Olson juga memiliki trik khusus ketika menggunakan buah lemon sebagai bahan campuran masakan.

Setelah mencuci bersih bagian luar lemon, ia menyarankan untuk memanaskan buah tersebut sebentar di atas api terbuka. Langkah taktis ini bertujuan untuk meluruhkan lapisan lilin yang biasanya menempel pada kulit buah.

“Jika saya menggunakan lemon dalam masakan, saya akan melewatkannya di atas api terbuka. Cara itu membakar lapisan lilin yang tidak ingin saya rasakan dan membuat cita rasa lemon menjadi lebih kuat,” katanya.

Olson juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan secara bersih sebelum mengolah makanan. Kebiasaan mendasar ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang dari bakteri merugikan.

Selain kebersihan bahan dasar, ia membagikan beberapa langkah preventif lain demi menjaga keamanan pangan dan mencegah risiko penyakit akibat makanan.

Buah dan sayur sebaiknya selalu dicuci dalam keadaan utuh sebelum dipotong-potong. Jika dipotong terlebih dahulu, kotoran pada permukaan kulit berisiko tinggi terbawa masuk ke bagian dalam daging buah akibat tekanan pisau.

Ia juga mengimbau agar talenan serta peralatan dapur yang telah digunakan segera dicuci bersih. Peralatan tersebut tidak boleh langsung dipakai kembali untuk mengolah bahan makanan yang berbeda sebelum disterilkan.

Demi menjaga higienitas, buah dan sayur yang baru dibeli dari pasar atau swalayan juga dianjurkan langsung dicuci sebelum disimpan di dalam lemari pendingin. Langkah ini efektif meminimalkan risiko penyebaran bakteri ke bahan makanan lain yang berada di dalam kulkas.

Olson menegaskan bahwa proses mencuci buah dan sayur merupakan tahapan wajib yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa pun. Aturan kebersihan ini tetap berlaku mutlak meskipun bahan makanan tersebut nantinya akan melewati proses memasak dengan suhu tinggi.

“Mencuci buah dan sayur tetap penting dilakukan meskipun nantinya akan dimasak,” pungkasnya. []

Sumber: ANTARA

Back to top button