RESONANSI

Kamu Tidak Sendiri dalam Perjuangan Ini

Yuk, sadar wahai pengemban dakwah yang dimuliakan Allah, kita ini makhluk Allah yang mulia, ditinggikan derajatnya. Manusia yang bisa jadi lebih mulia dari malaikat jika taat, dan bisa juga lebih rendah dari hewan jika tidak menggunakan akalnya.

Allah pernah bilang ke malaikat “Aku hendak menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi.” kurang lebih seperti itu inti sari dari QS. Al-Baqarah ayat 30. Manusia diberi tanggung jawab besar untuk mengelola bumi dan ini tidak diberikan ke makhluk lain, karena Allah tentu tahu bahwa hanya kitalah yang mampu.

Jadi, bagi kalian yang berpikir “but what can I do? I’m just one person. I’m alone.” …said 7 billion people. Nah loh, kalo semua berpikiran begitu, kapan majunya?

So, salam hangat untuk para pejuang agama Allah. Tenang, banyak yang mendoakan kita kok. Ingat, kita berjuang ga sendirian. Malaikat juga mendoakan kita. Banyak makhluk Allah yang mendukung kita dalam doanya agar kebenaran tegak di tangan kita.

Tenang wahai saudaraku, Allah pasti akan menepati janji-Nya dalam potongan arti Q.S an-Nur ayat 55: “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi…”

Janji Allah itu pasti. Dan tentu ada hal yang harus kita pastikan juga. Yaitu ikhtiar. Tetap menjalankan amanah nya untuk berdakwah, tak berhenti ditengah-tengah atau sesuai mood. Ingat, janji Allah tergantung kita dalam menjalankan amanah tersebut.

Capek? Toh, dunia memang tempat capek, bukan tempat untuk mencari kesenangan yang semu dan wajar jika capek, karena dunia ini bukanlah tempat kita.

Dunia ini hanya tempat singgah untuk tujuan yang lebih panjang. Allah memerintahkan kita didunia untuk beribadah, bukan untuk bersenang-senang.

Tempat happy ending nya kita adalah di Jannah-Nya Allah, yaitu surga Firdaus. Aamiinn Allahumma Aamiinn. Barakallahu fiikum.

Wallahu a’lam bissawab. []

*Penulis lahir pada 20 Februari 2007. Ia berkuliah di Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Masyarakat. Penulis tertarik dengan isu-isu sosial dan politik melalui perspektif Islam.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button