Kamu Tidak Sendiri dalam Perjuangan Ini
Oleh: Aghniya Dzatur Rahmah*
Jadi pejuang penegak agama Allah itu sulit nya jangan ditanya deh, but i’m gonna keep my mindset positive dan memiliki POV untuk menyemangati diri sendiri. Mari mulai dari hal kecil terlebih dahulu.
Teman-teman, ada yang ingat hadits ini?
“Sesungguhnya Allah, para Malaikat-Nya, hingga semut di sarangnya, bahkan ikan di lautan, benar-benar bershalawat (memohonkan ampunan) kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. Tirmidzi)
Jangan salah, hewan-hewan juga berhak hidup sejahtera. Bayangkan, banyak berita tentang satwa liar yang kehilangan rumah karena hutan mereka digunduli. Mereka juga tidak mau tempat tinggalnya diambil, diganggu.
Kucing-kucing liar juga mau diperlakukan dengan baik, diberi makan, disayangi dan bukan menganiaya mereka ketika kita geram atau tak suka mereka.
Mereka juga makhluk Allah, mereka punya cara sendiri buat berdzikir kepada-Nya. Ya, cuma kita nya saja yang tidak paham. Bahkan daun-daun yang diterpa lembut oleh angin, mereka juga berzikir kepada Allah.
Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
يُخْبِرُ تَعَالَى أَنَّهُ يُسَبِّحُهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، أَيْ: مِنَ الملاَئِكَةِ وَالأُنَاسيِ، وَالجَانِّ وَالحَيَوَانِ، حَتَّى الجَمَادِ
Allah mengabarkan bahwa segala yang berada di langit dan di bumi dari malaikat, manusia, jin, dan hewan hingga benda mati, semuanya bertasbih kepada Allah. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5:556)
Allah juga menyampaikan beberapa firman-Nya: “Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya senantiasa bertasbih kepada Allah. Tidak ada sesuatu pun, kecuali senantiasa bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra: 44).
“Tidakkah engkau mengetahui bahwa bersujud kepada Allah siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi, juga matahari, bulan, bintang, gunung, pohon, hewan melata, dan kebanyakan manusia? Akan tetapi, banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Siapa yang dihinakan Allah tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sesungguhnya Allah melakukan apa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Hajj: 18).
Ayat-ayat tersebut adalah segelintir dari banyaknya ayat Allah mengenai semua makhluk-Nya yang senantiasa berzikir.
Kalau lagi jalan dan tiba-tiba kupu-kupu kecil atau kucing menghampiri, mereka sedang mendoakan kita loh. Mendoakan dan berharap pada kita agar Islam kembali tegak di tangan kita. Karena mereka tau, mereka tidak mampu mengemban amanah yang besar itu.
Bahkan..
“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya. Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia (manusia) sangat zalim lagi sangat bodoh.” (QS. Al-Ahzab: 72).
Nah kan, selevel gunung yang gagah perkasa lagikan menjulang tinggi itu, tak mampu mengambil amanah Allah yang luar biasa berat itu. So… Respect!






