Kekayaan Kuliner Jadi Alasan Utama 58 Persen Wisman Kunjungi Indonesia
Kemenpar juga bermitra dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk menggelar festival kuliner di berbagai pusat perbelanjaan. Langkah ini dilengkapi penawaran diskon guna meningkatkan daya beli pengunjung.
“Pujasera di pusat perbelanjaan rata-rata menyajikan makanan Indonesia. Ini menjadi salah satu strategi efektif promosi,” tambah Made.
Sementara itu, Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, menilai tren wisata kuliner domestik saat ini makin mengarah pada sajian berkualitas tinggi.
Bagi wisatawan, preferensi kuliner bergerak dinamis sesuai selera personal. Perkembangan ini didorong oleh peran Generasi Z dan milenial yang aktif membagikan keunikan kuliner Nusantara di media sosial.
“Wisatawan yang menyukai makanan pedas, misalnya, akan langsung mengarah ke tempat yang menjual hidangan khas Manado,” ucap Vita.
Vita mendorong Kementerian Pariwisata memberikan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kuliner. Upaya ini penting untuk meningkatkan kualitas produk UMKM serta mengemas kuliner sebagai atraksi wisata yang berdaya saing tinggi.[]
Sumber: ANTARA






