Partai Ummat: Bersihkan Istana dan Bongkar Dalang Penyadapan Presiden!
Jakarta (Suaraislam.id) – Ketua Umum Partai Ummat, Ustaz Ansufri Idrus Sambo, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera membersihkan orang-orang di lingkaran kekuasaannya yang terindikasi terlibat dalam dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah tokoh nasional.
Menurut Sambo, kasus tersebut bukan persoalan biasa. Ia menilai dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan masalah serius yang harus diusut hingga ke akar-akarnya, termasuk mengungkap pihak yang memerintahkan dan menerima hasil penyadapan.
Pernyataan itu disampaikan Sambo dalam pernyataan sikap Partai Ummat pada Ahad (8/11/2026). Partai yang mengusung slogan “Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan” tersebut menyampaikan empat tuntutan terkait dugaan penyadapan ilegal yang belakangan menjadi perhatian publik.
“Persoalan ini adalah persoalan sangat serius yang harus disikapi dengan jernih, adil, dan bertanggung jawab,” tegas Sambo.
Pertama, Partai Ummat meminta Kapolri beserta seluruh jajarannya mengusut tuntas dugaan penyadapan ilegal tersebut. Pengusutan, menurut Sambo, tidak boleh berhenti pada para pelaku yang telah diumumkan, termasuk sejumlah jenderal, tetapi harus menelusuri pihak-pihak yang berada di balik operasi tersebut.
Ia menuntut agar penyidik mengungkap kepada siapa hasil penyadapan diserahkan dan siapa yang memerintahkannya. Penelusuran itu, kata dia, harus dilakukan hingga tuntas, baik jika keterlibatannya berada di dalam negeri maupun sampai ke luar negeri.
Sambo juga meminta perkembangan penanganan kasus disampaikan secara transparan kepada masyarakat. Ia bahkan menilai dugaan penyadapan terhadap Presiden dapat dikategorikan sebagai perbuatan makar.
Kedua, Presiden Prabowo diminta segera membersihkan lingkaran istana. Sambo menilai dugaan penyadapan tersebut tidak mungkin berjalan sendiri tanpa kemungkinan adanya bantuan atau keterlibatan pihak lain.
Karena itu, ia meminta Presiden tidak ragu mengambil tindakan terhadap orang-orang di sekitarnya yang terindikasi membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kami meminta kepada Pak Presiden pun untuk tidak ragu-ragu lagi segera membersihkan orang-orang di sekitarnya, membersihkan jajaran yang ada di sekitarnya yang terindikasi juga bisa melakukan bantuan baik langsung atau tidak langsung terhadap penyadapan ini,” ujarnya.
Sambo juga menyinggung kedekatan sejumlah orang di sekitar Presiden, termasuk menteri dan pihak lainnya, dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, kemungkinan keterlibatan pihak-pihak di sekitar Presiden harus ditelusuri secara serius.






