Pemukim Israel Hanguskan Rumah dan Ratusan Pohon Zaitun Milik Warga Palestina
Tepi Barat (SI Online) – Aksi anarkis kelompok pemukim Israel ilegal kembali memuncak di wilayah Tepi Barat utara dengan menyasar pemukiman serta aset produktif milik warga Palestina.
Insiden yang terjadi pada Selasa malam (21/04) di desa Beit Iba, wilayah Nablus, mengakibatkan satu unit rumah dan dua unit kendaraan milik warga hangus terbakar.
Sumber lokal melaporkan bahwa sekelompok pemukim bergerak dari sebuah pos yang dibangun secara ilegal di atas lahan milik desa Beit Amrin sebelum menyerang pinggiran komunitas tersebut.
Ketegangan meningkat saat warga setempat berupaya menghadapi kelompok penyerang yang kemudian nekat menyulut api ke arah bangunan dan properti.
Tidak berhenti di situ, aksi pengrusakan berlanjut ke kawasan Khan dan Wadi Ali di tenggara desa Al-Lubban al-Sharqiya melalui penebangan lebih dari 150 pohon zaitun secara paksa.
Laporan lapangan mencatat eskalasi kekerasan ini kian sistematis dalam beberapa hari terakhir dengan target utama penghancuran sektor pertanian warga.
Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, pemukim Israel dilaporkan telah meratakan sekitar 34 dunam lahan pertanian di kawasan al-Sahl serta mencabut lebih dari 500 pohon zaitun dan almond yang produktif.
Gelombang kekerasan oleh pemukim dan pasukan Israel ini terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan terhitung sejak Oktober 2023.
Data terkini mencatat lebih dari 1.148 warga Palestina tewas, 11.750 lainnya terluka, dan hampir 22.000 orang telah ditangkap dalam rangkaian konflik yang berkepanjangan tersebut.[]
sumber: Anadolu Agency






