INTERNASIONAL

Pengadilan Tinggi Prancis Tuduh Perusahaan Semen Lafarge Danai ISIS

Paris (SI Online) – Pengadilan tinggi Prancis pada Selasa, 7 September 2021, mengatakan perusahaan raksasa semen Lafarge harus menghadapi penyelidikan atas tuduhan terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan karena mendanai kelompok teroris Daesh/ISIS di utara Suriah.

Pengadilan Kasasi juga menguatkan tuduhan bahwa raksasa semen itu mendanai terorisme.

Membatalkan putusan pengadilan banding yang menolak tuduhan bahwa Lafarge terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan, pengadilan tinggi meminta pengadilan yang lebih rendah untuk mempertimbangkan kembali kasus tersebut dengan hakim yang berbeda.

Dokumen yang menyebutkan perusahaan asal Prancis, Lafarge, terlibat dalam pendanaan terorisme (Gambar: Anadolu Agency)

Hanya Pusat Konstitusi dan Hak Asasi Manusia Eropa yang dapat terlibat dalam kasus ini sebagai partai sipil dan kelompok antikorupsi Sherpa tidak akan terlibat.

Dokumen yang diperoleh Anadolu Agency menunjukkan, raksasa semen itu memberitahu badan intelijen Prancis tentang hubungannya dengan kelompok teroris Daesh/ISIS.

Dokumen-dokumen tersebut mengungkap bagaimana Lafarge, yang dituduh terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan atas pendanaan operasi Daesh/ISIS di Suriah, memiliki hubungan dengan Daesh/ISIS yang sepenuhnya disadari oleh intelijen Prancis.

Dokumen menunjukkan bahwa agen intel Prancis menggunakan jaringan hubungan Lafarge, kerjasamanya dengan kelompok teror di Suriah, dan melakukan pertemuan untuk mendapatkan berita dari wilayah tersebut dan mempertahankan operasinya di sana.

Mereka juga mengungkapkan bahwa intelijen Prancis tidak memperingatkan perusahaan tersebut tentang kejahatan yang dilakukan mereka.

sumber: anadolu agency

Artikel Terkait

Back to top button