NASIONAL

Peringati Hari Bahasa Arab Sedunia, Direktur AGS: Bahasa Arab adalah Jembatan Peradaban Dunia

Terkait dengan bahasa Arab, Ustadzah Ahlam Ahmed Ali Awadh menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Indonesia.

“Kami meyakini bahwa bahasa Arab bukanlah milik satu bangsa atau satu kelompok tertentu, melainkan bahasa kemanusiaan yang bersifat universal. Sepanjang sejarah, bahasa Arab telah menjadi sarana penyebaran ilmu pengetahuan, nilai perdamaian, keadilan, dan keindahan,” tutur beliau.

Lebih lanjut, Ustadzah Ahlam mengajak masyarakat Indonesia untuk membuka diri terhadap bahasa Arab sebagai jembatan komunikasi antarperadaban.

“Kami mengundang masyarakat Indonesia untuk mengenal dan mempelajari bahasa Arab sebagai pintu masuk untuk memahami budaya Islam secara lebih mendalam, sekaligus sebagai peluang pendidikan dan intelektual yang dapat membuka cakrawala luas bagi generasi masa depan,” ujarnya.

Dubes Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin.

Hari Bahasa Arab Sedunia diperingati setiap tanggal 18 Desember oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai pengakuan terhadap bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi internasional.

Kegiatan peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia ini dihadiri oleh berbagai kalangan, antara lain tokoh akademik dan praktisi pendidikan, perwakilan kementerian, perwakilan kedutaan besar dan lembaga resmi, para orang tua siswa, serta tamu undangan yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan, bahasa, dan kebudayaan.

Selain itu, jajaran manajemen sekolah, para guru, serta seluruh siswa Arabic Global School turut berpartisipasi aktif dalam acara ini.

Tokoh-tokoh yang hadir dalam Peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia ini di antaranya HM Hidayat Nur Wahid, (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat), Gugun Gumilar (Staf Khusus Menteri Agama RI), Alwi Abdurrahman Shihab (Mantan Menlu RI), Khalid Jassim Alyassin (Duta Besar Kuwait untuk Indonesia), dan Salem Balfakeeh (Duta Besar Yaman untuk Indonesia).

Kemudian Yasser Mohamed Ali Mohamed (Duta Besar Sudan untuk Indonesia), Abdulmonem Annan (Duta Besar Suriah untuk Indonesia), Shaima Salem Alhebsi (Pejabat Kuasa Usaha ad Interim Uni Emirat Arab untuk Indonesia), Abdullah Juma Ali Al Araimi (Deputy Head of Mission of the Embassy of the Sultanate of Oman), dan Asep Saepudin Jahar (Rektor UIN Syarif Hidayatullah). []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button