DAERAH

Ponpes Al Badar Bogor Gelar Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah Hadapi Tantangan Global

Menurutnya, meskipun halalbihalal tidak secara eksplisit terdapat dalam syariat, esensi utamanya adalah silaturahmi yang merupakan kewajiban setiap Muslim.

“Halalbihalal itu bentuk luarnya, sedangkan isinya adalah silaturahmi. Dalam Islam, silaturahmi adalah kewajiban,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa silaturahim bertujuan menyambung kasih sayang sesama Muslim dan mencegah terjadinya perselisihan. Oleh karena itu, momentum halalbihalal harus dimanfaatkan untuk saling memaafkan.

“Setiap manusia pasti pernah salah dan mengalami konflik. Bahkan dalam kisah para nabi pun terdapat perselisihan, seperti konflik anak dalam keluarga Nabi Adam dan Nabi Yakub,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Sekjen KUN Prof. Dr. Ahmad Baidowi, yang menyoroti pentingnya kepedulian umat Islam terhadap dinamika dunia internasional.

Ia menyinggung konflik yang terjadi antara Iran dan kelompok Zionis Israel, yang menurutnya menjadi perhatian umat Islam secara global.

“Terlepas dari perbedaan Sunni atau Syiah, kita melihat keberanian Iran dalam menghadapi Zionis. Umat Islam harus peduli dan mendoakan agar mereka diberi kemenangan,” ujarnya.

Alumni Pondok Pesantren Darul Falah Bogor itu juga mengajak jamaah untuk memperbanyak doa, termasuk mendoakan lembaga-lembaga pendidikan Islam seperti Al Badar agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi umat.

Melalui kegiatan ini, Ponpes Al Badar berharap nilai-nilai silaturahmi dan saling memaafkan dapat terus terjaga di tengah masyarakat. Selain sebagai tradisi, halalbihalal juga diharapkan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. []

Laman sebelumnya 1 2
BACA JUGA
Close
Back to top button