Prabowo dan Soekarno Pemuja Nasionalisme (Sekuler)
Manusia dalam berperilaku sehari-hari tidaklah didasarkan pada nasionalisme, melainkan pada nilai-nilai yang menjadi keyakinan agama atau ideologinya.
Praktik nasionalisme bisa saja membawa kebaikan atau justru keburukan. Nasionalisme Israel, contohnya, telah terbukti membawa kerusakan fatal bagi bangsa lain.
Begitu juga halnya dengan nasionalisme agresif yang dibawa oleh Adolf Hitler dan Donald Trump.
Nasionalisme sekuler yang menjadi keyakinan tertinggi Soekarno akhirnya membawa presiden pertama itu pada pemujaan kekuasaan dan ambisi menjadi presiden seumur hidup.
Ideologi tersebut juga menjadikannya nekat merangkul tokoh-tokoh PKI dan banyak melakukan hal tercela ketika ia berkuasa.
Semoga Prabowo segera sadar akan preseden sejarah hal ini. Mereka yang memuja nasionalisme secara berlebihan dan meninggalkan nilai-nilai agama Islam niscaya akan merusak pribadinya sekaligus negaranya.
Cuma pertanyaannya, mungkinkah Prabowo sadar? Wallahu ‘alimun hakim.
Nuim Hidayat, Direktur Forum Studi Sosial Politik.






