Tak Hanya Sabar, Ini Tiga Kunci Hadapi Ujian Hidup Sesuai Tuntunan Syariat
Sikap ketiga adalah introspeksi diri karena sadar akan perbuatan dosa yang pernah dilakukan. ”Musibah terjadi karena dosa. Ketika kita berbuat dosa, segeralah introspeksi diri dan bertobat. Barangkali ada kewajiban yang dilalaikan dan ada keharaman yang dikerjakan,” sebutnya.
Tidak hanya itu, Ustadzah Mega Marlina pun menjelaskan tuntunan zikir saat ditimpa kemalangan. Ketika kita ditimpa musibah, maka ucapkanlah doa, “Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’un. Allohumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa,” agar musibahmu diganti dengan yang lebih baik.
Hal ini berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh Ummu Salamah, salah satu istri Rasulullah saw. Beliau pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah, lalu ia mengucapkan, ‘Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’un. Allohumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa’ (Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah yang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik).”
Ummu Salamah berkisah, ketika Abu Salamah (suaminya) wafat, ia pun mengamalkan doa tersebut. “Aku pun menyebut doa sebagaimana yang Rasulullah saw. perintahkan padaku. Allah pun memberiku suami yang lebih baik dari suamiku yang dulu, yaitu Rasulullah saw.” (HR Muslim). []
Rep: Siti Aisyah





