#Perang Iran vs AS-IsraelNASIONAL

Zionis Israel Serang Dua Sekolah di Iran, 100 Orang Lebih Tewas

Teheran (SI Online) – Media pemerintah menyebut serangan Israel terhadap sekolah perempuan di kota Minab, di selatan negara itu, menewaskan puluhan orang.

Serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan di selatan Iran, menewaskan 108 orang.

Kantor berita Mizan, lembaga resmi peradilan, melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan terhadap Sekolah Dasar Perempuan Shajareh Tayyebeh di Minab, di tengah ofensif besar Amerika Serikat–Israel yang dimulai pada Sabtu pagi.

Petugas masih terus membersihkan puing-puing di lokasi, di mana 63 orang lainnya terluka pada Sabtu, menurut kantor berita pemerintah IRNA. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang serangan militer gabungan AS–Israel di seluruh Iran yang memicu eskalasi kekerasan regional.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membagikan foto serangan tersebut dan mengatakan bahwa serangan itu menghancurkan sekolah perempuan serta menewaskan “anak-anak tak berdosa”.

“Kejahatan terhadap rakyat Iran ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan,” tulis Araghchi di platform X.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga mengecam “kejahatan terang-terangan” tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk bertindak.

Secara terpisah, kantor berita Mehr melaporkan bahwa sedikitnya dua siswa tewas akibat serangan Israel lainnya yang menghantam sebuah sekolah di timur ibu kota, Teheran.

Melaporkan dari Teheran, jurnalis Mohammed Vall mengatakan bahwa serangan ini mempertanyakan klaim AS dan Israel bahwa mereka hanya menargetkan sasaran militer dan bukan rakyat Iran.

“Presiden Donald Trump telah menjanjikan rakyat Iran bahwa bantuan akan datang, tetapi kini kita melihat korban sipil; hal ini akan ditekankan oleh pemerintah Iran sebagai pelanggaran hukum internasional dan agresi terhadap rakyat Iran,” ujarnya.

Belum ada tanggapan langsung dari Amerika Serikat maupun Israel atas klaim Iran terkait serangan terhadap sekolah tersebut.

Terakhir kali AS dan Iran saling melancarkan serangan pada Juni 2025—yang memicu perang selama 12 hari—korban sipil di Iran juga sangat besar.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Medis Iran, ribuan warga sipil tewas atau terluka, dan infrastruktur publik mengalami kerusakan dalam konflik tersebut. []

Sumber: Al Jazeera

Back to top button