Setelah Jadi Komisaris, Glenny Kairupan Jenderal Dekat Prabowo Kini Jadi Dirut Garuda
Jakarta (SI Online) – Letjen TNI (Hor) Glenny Kairupan secara resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Penetapan Glenny sebagai bos Garuda yang menggantikan Wamildan Tsani diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2025 yang digelar pada Rabu (15/10/2025).
Selain Glenny, rapat juga menetapkan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi, dan Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris.
Garuda Indonesia mengeklaim, perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari langkah strategis perseroan dalam memperkuat proses restrukturisasi dan penyehatan perusahaan.
“Langkah tersebut mendapat dukungan serta persetujuan dari Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara Indonesia,” demikian keterangan resmi pada Rabu (15/10/2025), dikutip dari Kompas.com.
Sosok Glenny Kauripan
Glenny Kairupan adalah purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat lulusan Akademi Militer tahun 1973. Glenny lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 11 Februari 1949.
Selain berlatar belakang militer, Glenny memiliki rekam jejak akademik yang kuat. Ia menempuh pendidikan S-1 di Universitas Suryadarma dan meraih gelar S-2 dari American World University.
Glenny adalah teman seangkatan Prabowo saat menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada 1970.
Pangkat terakhirnya adalah Mayor Jenderal. Namun, pada 10 Agustus 2025 lalu, Presiden Prabowo menganugerahinya pangkat Letnan Jenderal Kehormatan. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi dan jasanya di bidang pertahanan dan pembinaan kader bangsa.
Sebelum menjabat Direktur Utama, Glenny lebih dulu dipercaya sebagai Komisaris Garuda Indonesia. Ia menduduki posisi tersebut sejak November 2024 melalui keputusan RUPSLB.
Selain berkarier di dunia militer, Glenny juga aktif dalam politik nasional. Ia pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara pada Pilkada 2015 dan sebagai calon legislatif pada 2019.
Sebagai jenderal dekat Prabowo, Glenny pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020-2025. Dia juga menjadi Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019.
Glenny sebelumnya juga menjabat sebagai Komisaris di PT Teknologi Militer Indonesia (PT TMI), sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang alutsista dan didirikan pada 14 Agustus 2020.
Nama PT TMI sempat menjadi sorotan seiring mencuatnya dokumen Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024.[dbs]






