Hukum dan Kesadaran
Al-Qur’an adalah panduan berfikir dan hidup kita
Akal kita menggunakan Al-Qur’an untuk memandu cara berfikir kita
Jiwa kita menfungsikan Al-Qur’an sebagai pembersih jiwa
Fisik kita menggunakan Al-Qur’an sebagai asas dalam aktivitas ya
Al-Qur’an adalah inspirasi terbesar umat manusia
Ia adalah sumber mata air yang tidak ada habis-habisnya
Para cendekiawan tidak akan kenyang mentadabburinya
Masyarakat awam membaca Al-Qur’an saja sudah Bahagia
Kesadaran mempraktekkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari di dunia
Menjadikan Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang taka ada duanya
Ayat-ayat kokoh berkelindan satu dengan yang lainnya
Kesadaran terhadap Al-Qur’an ini menjadikan ia kokoh sebagai hukum negara
Hukum sekuler yang selama ini ada
Tidak dipraktikkan sehari-hari oleh rakyat dan penguasa
Ia hanyalah hukum yang dibuat manusia, ‘menguntungkan bagi pembuatnya‘
Tidak ada landasan mendasar yang kokoh bagi hakim untuk menerapkannya
Maka jangan heran hukum sekuler ini di dunia
Hanya dibuat permainan saja
Mereka yang pandai ngomong bisa memenangkan pengadilan di dunia
Maka jangan heran suap menyuap terus terjadi dalam hukum negara kita
Masyarakat merasa tidak berdosa melanggar hukum sekuler yang dibuat manusia ini
Mereka yang pintar membolak-balikkan fakta dan pandai menyuap yang juara
Hukum sekuler adalah hukum permainan di dunia
Hukum yang tidak ada landasan kokoh yaitu wahyu dari Allah Subhanahu Wataala
Al-Qur’an sejak diturunkan kepada Nabi Muhammad saw telah menjadi komandan hidup bagi umatnya
Para pengikut Nabi, bila Al-Qur’an diturunkan, maka mereka langsung siap melaksanakannya
Mereka tahu persis, bahwa Al-Qur’an ini adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi tercinta
Kalimat-kalimatnya menyentuh relung terdalam akal dan jiwa manusia
Al-Qur’an telah menjadi pedoman hidup individu Muslim di semesta
Pedoman hidup dalam keluarga
Pedoman hidup dalam bermasyarakat di mana saja
Pedoman hidup dalam bernegara
Dengan meletakkan Al-Qur’an sebagai UUD Negara atau Konstitusi Negara
Maka rakyat dan pemimpin mempunyai landasan mendasar yang kokoh dalam menerapkan di dunia
Pemimpin semangat karena menerapkan Al-Qur’an berarti mendapat pahala
Rakyat juga semangat, karena memang Al-Qur’an telah mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-harinya
Kehidupan masyarakat akan berubah dari jahiliyah menuju masyarakat Rabbani ya
Dari mesyarakat yang mengagungkan makhluk menjadi masyarakat yang mengagungkan Khaliqnya
Dari masyarakat berbudaya suap menjadi masyarakat taqwa
Dari masyarakat yang takut makhluk menjadi masyarakat yang takut Khaliqnya
Dari masyarakat yang penuh kezaliman menjadi masyarakat yang penuh keadilan di dunia
Memang Al-Qur’an diturunkan bukan untuk individu semata
Tapi juga untuk pedoman keluarga
Pedoman untuk bernegara
Pedoman untuk dunia
Tentu untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman negara
Tidak mudah karena banyak orang yang masih tidak mengerti Al-Qur’an itu apa
Disinilah tugas para cendekiawan untuk menjelaskan sebaik-baiknya
Sehingga masyarakat menerima Al-Qur’an dengan hati dan tangan terbuka






