Bangkrut, 68 Resto Pizza Hut di Inggris Bakal Tutup, 1.210 Karyawan Terancam PHK
London (SI Online) – Jaringan restoran waralaba Pizza Hut dikabarkan akan menutup 68 restoran dan 11 lokasi pengiriman di Inggris. Rencana ini akan membuat 1.210 pekerja akan kehilangan mata pencahariannya alias kena PHK.
Penutupan restoran ini terjadi karena perusahaan pengelola jaringan Pizza Hut di Inggris bangkrut.
Dikutip dari BBC, Selasa (28/10/2025), DC London Pie Limited, yang mengoperasikan restoran Pizza Hut di Inggris, menunjuk FTI Consulting sebagai administrator pada Senin (27/10/2025).
Baca juga: Tak Hanya KFC, Pizza Hut Indonesia Juga Tutup Puluhan Gerai dan PHK Karyawan
Seiring dengan itu, pemilik global Pizza Hut, Yum! Brands, telah sepakat untuk menyelamatkan 64 restoran, yang berarti mempertahankan 1.276 pekerjaan.
Perusahaan Permainan Realitas Virtual China Terdampak Tarif Trump Artikel Kompas.id Sebagai gambaran, bisnis Pizza Hut di Inggris telah mengalami kesulitan dan sebelumnya telah masuk ke administrasi kurang dari setahun yang lalu.
DC London Pie telah membeli restoran-restoran Pizza Hut UK dari kebangkrutan pada Januari tahun ini. Perusahaan ini juga memiliki waralaba Pizza Hut di Swedia dan Denmark.
“Kami senang dapat mengamankan kelanjutan 64 lokasi untuk menjaga pengalaman tamu kami dan melindungi pekerjaan yang terkait,” ujar Juru bicara Pizza Hut Inggris Raya.
Direktur pelaksana Pizza Hut Eropa dan Kanada Nicolas Burquier mengatakan, akuisisi yang ditargetkan ini bertujuan untuk menjaga pengalaman konsumen dan melindungi lapangan pekerjaan jika memungkinkan.
“Prioritas utama Pizza Hut adalah kelangsungan operasional di lokasi yang diakuisisi dan mendukung kolega melalui transisi,” ungkap dia.
Sementara itu, Dosen Senior Perhotelan di University of East London Zoe Adjay mengatakan, Pizza Hut pernah menjadi yang terdepan dalam membawa makanan cepat saji ke Inggris pada 1970-an, tetapi kesulitan untuk tetap relevan di tengah meningkatnya persaingan.
“Pasar pizza telah menjadi jauh lebih mewah, ada lebih banyak pizza kelas atas dan mereka telah menguasai pangsa pasar yang sangat besar,” terang dia.
Adjay menambahkan bahwa Pizza Hut juga gagal membangun dirinya di media sosial dengan cara yang sama seperti beberapa pesaingnya.
Kepala analisis keuangan di AJ Bell Danni Hewson bilang, meningkatnya biaya operasional dan kehati-hatian konsumen yang berkelanjutan kemungkinan besar telah berkontribusi terhadap tantangan Pizza Hut.
“DC London Pie telah menyelamatkan operasi Pizza Hut di Inggris dari kebangkrutan kurang dari setahun yang lalu, tetapi menjadikan bisnis makan santai yang ternama sebagai bisnis sukses adalah pekerjaan yang sulit,” tutup dia.[]





