OASE

Bertakbir di Hari Tasyriq

Hal ini sama dengan firman Allah SWT:

وَهُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ .(الموءمنون. ٧٩).

Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi, dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (QS. Al-Mu’minun :79).

Dari paparan di atas maka kita wajib mengambil pelajaran:

(1) Dzikir/membaca takbir di hari tasyrik ini harus dimaknai sebagai cara untuk kita dapat mengagungkan Kebesaran Allah SWT.

(2) Kita wajib bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemudahan bagi kita dengan adanya syariat Islam, khususnya bagi para jemaah haji di dalam perjalanan manasiknya (Nafar Awal dan Nafar Tsani) sehingga dapat melaksanakannya dengan baik, benar dan sempurna. Diharapkan dalam proses berhajinya menjadi haji yang mabrur.

Kemudian setelah jemaah haji merasakan ketika berkumpulnya di Padang Arafah dan bagi umat Islam yang tidak sedang beribadah kemudian menyaksikannya maka wajib sadar bahwa kita semua akan dipertemukan kembali di hadapan Allah SWT.

Semoga dikumpulkannya kembali kita dapat menuai Ridha Allah SWT sesuai dengan amal ibadah kita. Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai hamba-Nya yang senantiasa menjaga nilai-nilai ibadah, baik secara vertikal maupun sosial, yang akhirnya kita dapat meraih ketentraman dan kebahagiaan dunia akhirat. Amin.[]

والله أعلم بالصواب.

KH Badruddin Subky, Pimpinan Ponpes Al Badar Bogor

Laman sebelumnya 1 2 3
BACA JUGA
Close
Back to top button