Dahsyat, Begini Rahasia Keutamaan Zikir Pagi Petang Surah At-Taubah 129
Pandangan Ulama
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Majmu’ al-Fatawa memberikan penekanan khusus mengenai kekuatan zikir ini dalam menjaga keteguhan hati. Beliau menyatakan:
“Kebutuhan hati terhadap zikir seperti kebutuhan ikan terhadap air. Bagaimana kondisi ikan jika ia dipisahkan dari air?”
Pernyataan ini menggambarkan bahwa mengamalkan ayat hasbalah pada waktu-waktu utama—yaitu setelah subuh dan setelah ashar—merupakan sarana memberi nutrisi bagi jiwa. Tanpa zikir, jiwa manusia akan mudah rapuh dan goyah saat diterpa badai ujian hidup.
Sementara itu, Al-Hafiz Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam bukunya Al-Wabil ash-Shayyib menambahkan bahwa zikir pagi dan petang berfungsi seperti baju besi. Semakin tebal dan rapat zikir seseorang, semakin sulit pula bahaya dan godaan untuk menembus dirinya.
Mengamalkan ayat ini tujuh kali setiap pagi dan petang tidak membutuhkan waktu yang lama. Namun, dampak spiritual dan ketenangan jiwa yang dihasilkan sangat luar biasa bagi kehidupan seorang muslim.
Implementasi
Untuk mendapatkan keutamaan yang sempurna, pembacaan zikir ini tidak boleh berhenti sekadar di lidah saja. Pengucapan hasbiyallah harus diiringi dengan pemahaman makna dan penghayatan dalam sanubari.
Ketika membaca حَسْبِيَ ٱللَّهُ (cukuplah Allah bagiku), hadirkan keyakinan bahwa seluruh rezeki, kesehatan, dan keselamatan berada di tangan Allah. Rasa cemas terhadap masa depan atau kekhawatiran akan kehilangan jabatan harus diimbangi dengan rasa percaya pada takdir-Nya.
Langkah praktis yang dapat diterapkan adalah meluangkan waktu 5 hingga 10 menit setelah salat Subuh dan salat Ashar. Mulailah dengan membaca istigfar, selawat, lalu lanjutkan dengan membaca Surah At-Taubah ayat 129 sebanyak tujuh kali secara khusyuk.
Melalui amalan yang ringan namun sarat makna ini, seorang hamba akan merasakan kedamaian hakiki di tengah riuk-pikuk kehidupan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing kita untuk tergolong ke dalam hamba-hamba-Nya yang selalu berzikir dan bertawakal.[]
Red: Shodiq Ramadhan






