NASIONAL

Haedar Nashir Ajak DDII Rancang Agenda Strategis Bersama

Jakarta (SI Online) – Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menghadiri acara Silaturrahim Idulfitri 1445 Hijriah yang digelar Pimpinan Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Aula Masjid Al Furqan Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya 45, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (27/04).

Dalam tausiyahnya, Haedar Nashir mengajak Dewan Dakwah dan umat Islam merancang agenda strategis bersama untuk masa depan.

“Salah satu, misalnya, bisakah kita punya satu kalendar Islam global Hijriyah,” ujarnya. Haedar mengajak Dewan Dakwah dan seluruh elemen umat lainnya memulai dialog untuk mendiskusikan ini.

Agenda strategis lainnya, lanjut Haedar Nashir, adalah ikhtiar kesatuan politik.

“Bukan soal wadahnya, tetapi membuka dialog tentang perlunya negosiasi, adaptasi, akomodasi, dan moderasi dalam politik,” kata guru besar ilmu sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu.

Lebih jauh sosok yang memimpin Muhammadiyah periode 2022 – 2027 tersebut menyerukan perlunya agenda bidang ekonomi, mengingat umat memerlukan kekuatan baru. Umat perlu diberi orientasi, menghargai orang yang berhasil atau sukses, karena Haedar menilai masih ada di kalangan umat yang mempersepsikan para aghniya (orang kaya) melulu secara negatif. Padahal, ujarnya, banyak sosok individu muslim yang memiliki kekayaan lewat cara halalan thayiban.

Terlebih lagi, tantangan umat yang ada saat ini jauh lebih besar dari kekuatan yang kita miliki.

“Jika ekonomi lemah, kita tidak bisa membangun peradaban,” tukas Haedar. Membangun ukhuwah, sebagaimana tema silaturrahim, menjadi dasar untuk membangun kekuatan.

Di awal acara yang diikuti lebih dari 350 peserta tersebut, Haedar Nashir menegaskan keinginannya menyambung silaturrahim antara Muhammadiyah dan Dewan Dakwah.

Ia mengungkapkan adanya irisan serta keterkaitan langsung antara Muhammadiyah dan Dewan Dakwah dalam rumpun umat Islam yang melahirkan Masyumi. Bahkan, lanjut Haedar, salah satu tokoh Muhammadiyah yang pernah menjadi Ketua Pengurus Pusat, KH Mas Mansyur, ikut mendirikan Masyumi.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button