INTERNASIONAL

Hamas Kecam Keras Rencana Menhan Israel Bangun Tiga Pos Militer di Gaza Utara

Jakarta (Suaraislam.id)-Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam keras pengumuman Israel Katz, Menteri Pertahanan Israel, mengenai rencana pembangunan tiga pos militer baru di wilayah Jalur Gaza utara.

Dalam pernyataan pers resminya, pada Selasa (14/7), Hamas menegaskan, pengumuman Katz tersebut mencerminkan mentalitas pengusiran dan praktik pembersihan etnis (ethnic cleansing) yang selama ini menguasai para pemimpin pendudukan Israel.

Hamas juga menuduh pihak Tel Aviv tengah menjalankan rencana sistematis untuk merebut tanah Palestina. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian serta peremehan secara penuh terhadap hukum internasional dan berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Atas tindakan sepihak tersebut, Hamas menyerukan kepada para mediator yang terlibat aktif dalam upaya gencatan senjata, termasuk Amerika Serikat, untuk segera mengambil tindakan nyata terhadap upaya pendudukan Israel.

Dalam kunjungan terbarunya ke wilayah Gaza utara, Katz secara provokatif menyatakan bahwa kehancuran total di wilayah tersebut merupakan hasil dari kebijakan yang disengaja. Ia bahkan terang-terangan mengutarakan bahwa melihat kehancuran tersebut membuat dirinya merasa puas.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan dalam sebuah wawancara terekam saat kunjungan berlangsung, yang kemudian disiarkan oleh saluran televisi Israel, Channel 14, pada Senin (13/7). Dalam siaran itu, Katz menegaskan bahwa Israel memang bermaksud membangun tiga pos militer di Jalur Gaza guna memperkuat cengkeraman mereka.[]

Sumber: Xinhua

Back to top button