GERAKAN ISLAM

Iṣlāḥ Nahdlatul Ulama: Apa Sebenarnya Makna Islah?

Dalam tradisi ahlus sunnah wal jama’ah, NU tidak menutup diri terhadap perubahan, tetapi mengambil hal-hal baru selama berdampak positif bagi kemaslahatan umat.

Orientasi ini konsisten dengan konsep maqāṣid al-syarī‘ah yang menempatkan maslahah sebagai landasan pemikiran Islam dalam menghadapi realitas sosial kontemporer.

Iṣlā: Moral dan Struktural

Seruan iṣlā juga mengandung dimensi moral: seruan itu tidak sekadar tindakan administratif, tetapi nasihat moral dari sesepuh organisasi sebagai warisan tradisi keulamaan NU.

Hal tersebut digunakan agar penyelesaian masalah dilakukan dengan hikmah, adab, dan akhlak Islam. Ini menegaskan bahwa islah dalam NU bukan sekadar rekonsiliasi pragmatis, tetapi proses tausiyah yang beradab.

Islah bukan kata kosong yang diulang untuk menciptakan kedamaian semu. Ia adalah agenda moral dan struktural yang menuntut tindakan nyata untuk memperbaiki kelembagaan dan memperteguh komitmen terhadap prinsip Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yang menjadi dasar keberadaan NU.

Ketika iṣlā berhasil dijalankan secara benar berlandaskan nilai agama, aturan organisasi, dan kemaslahatan umat maka konflik internal dapat menjadi momentum tadabbur, evaluasi kelembagaan, dan penguatan kembali arah organisasi.[]

Khaerul Umam, Mahasiswa Magister Ilmu Hadis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button