Kreatif, Pemuda Gaza Ubah Kendaraan Militer Jadi Sumber Listrik
“Ini mencerminkan kemampuan kaum muda untuk berinovasi,” kata al-Atrash.
“Orang-orang di Gaza terbiasa menemukan solusi di tengah kondisi sulit. Proyek ini menghidupkan kembali sebagian lingkungan dan menciptakan ruang kecil bagi kenormalan di tengah kehancuran,” imbuhnya.
Khazeeq kini melatih kaum muda setempat untuk mengoperasikan stasiun pengisian daya tenaga surya, dan berharap dapat memperluas layanan untuk mengisi daya baterai, walkie-talkie, atau perangkat medis.
“Kami berharap ini dapat berkembang menjadi layanan lingkungan yang bermanfaat bagi lebih banyak orang,” katanya.
Bahkan anak-anak tertarik pada kendaraan yang telah bertransformasi itu, rasa penasaran yang menurut Khazeeq merupakan bagian dari tujuannya. “Mereka melihat bahwa bahkan di tengah kehancuran, ada ruang untuk kreativitas,” katanya.
“Penting bagi mereka untuk tahu bahwa kehidupan terus berlanjut dan inisiatif kecil bisa membawa perubahan,” tambahnya.
Saat melihat lanskap yang hancur, Khazeeq merenungkan perjalanan kendaraan itu dari alat perang menjadi aset komunitas.
“Tank dan kendaraan lapis baja dulu membawa ketakutan dan kematian ke Gaza, tetapi sekarang kendaraan-kendaraan itu dapat memberikan bantuan, meskipun hanya untuk mengisi daya ponsel,” tutupnya.[]
Pewarta: Xinhua






