#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Lindungi Anak-Anak Palestina

Menlu Yordania, Ayman Safadi, memperingatkan bahwa Israel tidak akan menghentikan kekejamannya kecuali dunia bersatu menghentikan impunitas.

“Jangan kita bermain kata: Israel sedang melakukan genosida di Gaza. Mereka membuat 2,3 juta orang Palestina kelaparan,” katanya.

Kepala kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, menegaskan perlunya tindakan nyata karena anak-anak Palestina telah kehilangan semua hak mereka yang dilindungi hukum perang.

“Di Gaza, kelaparan disebabkan oleh kekejaman, dibenarkan dengan balas dendam, dimungkinkan oleh ketidakpedulian, dan dipertahankan oleh keterlibatan,” katanya.

“Di Gaza, seorang anak terbunuh rata-rata setiap jam selama hampir dua tahun. … Di Gaza, tempat perlindungan dibom, sekolah menjadi lokasi horor, merampas hak pendidikan lebih dari 700.000 anak.”

Seruan gencatan senjata

Meski bernama Call to Action for Palestinian Children, janji dukungan 2024 itu tidak memasukkan sanksi terhadap Israel. Isinya lebih berupa komitmen bantuan kemanusiaan dan penolakan atas pelanggaran.

Presiden Oxfam America, Abby Maxman, mengajukan daftar tuntutan untuk melindungi anak-anak Palestina, termasuk:

Menghentikan transfer senjata yang berisiko digunakan untuk kejahatan kekejaman.

Meninjau ulang perjanjian dagang agar sesuai hukum internasional.

Menerapkan langkah akuntabilitas politik, finansial, dan diplomatik untuk mengakhiri impunitas.

“Ini bukan langkah radikal,” ujarnya. “Ini adalah batas minimum untuk menyelamatkan anak-anak Palestina. Juga merupakan kewajiban hukum sesuai resolusi, pendapat hukum, dan hukum kemanusiaan internasional.”

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button