QUR'AN-HADITS

MBG atau MBG Halal Berkah?

Sebagai makhluk yang memiliki unsur jasmani dan ruhani, maka kita tidak bisa mengingkari makna-makna yang dalam dari ayat 168-169 Surat Al-Baqarah di atas. Karena peran dan fungsi makanan memegang peranan penting dalam pembentukan watak dan karakter manusia yang dapat membawa kekuatan lahir-batin dan otak secara dahsyat untuk membangun peradaban besar.

Kesuksesan itu sangat dipengaruhi oleh jenis makanan yang halal dan baik dalam rangka pemenuhan gizi.

Ayat-ayat yang berkaitan dengan peran dan fungsi makanan bergizi akan sangat mencerahkan bangsa ke depan untuk kemajuan di segala bidang.

Karena itu wajib dibuat undang-undang dan aturan yang dapat memperbaiki keadaan jasmani dan rohani bangsa Indonesia agar menjadi lebih hebat, lebih dahsyat, lebih berdaya guna, serta mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Di dalam usaha kita supaya meraih yang halal dan berkah, sesuai dengan bunyi teks ayat 168 Surat Al-Baqarah, ayat 172 Surat Al-Baqarah, ayat 88 Surat Al-Maidah, serta ayat 69 Surat Al-Anfal, maka kenapa MBG tidak ditambah dengan istilah MBG-HB?

Artinya: Makan Bergizi Gratis-Halal dan Berkah.

Meskipun jika ditambah dengan kata HB (halal dan berkah), tentu akan mengubah segala aturan yang berkaitan dengan MBG. Dalam istilah perbaikan segala peraturan apa pun, tidak ada istilah terlambat sebelum darurat. Apalagi jika sekarang sudah dipandang darurat MBG.

Segala usaha atau apa pun bentuk kegiatannya, jika diawali dari Halalan Thayyiban, maka itu merupakan sebab akan datangnya atau turunnya rezeki dari langit dan bumi sehingga akan mendatangkan keberkahan.

Keberkahan untuk negeri kita tercinta, sebagaimana difirmankan Allah Swt.: “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 96).

Konspirasi Setan dan Teman-temannya

Firman Allah SWT: “Dan janganlah kamu mengikuti jejak-jejak setan! Sesungguhnya setan itu musuh yang terang bagi kamu.” (QS. Al-Baqarah: 186).

Hati-hati dengan konspirasi setan yang licik dan lincah menjajah kita. Kita jangan tergiur program-program melangit dan lupa program MBG yang harus diperbaiki tata kelolanya yang kini sedang berjalan.

Program MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi, meskipun banyak publik yang mempermasalahkannya, tetap memerlukan evaluasi dan kritik untuk perbaikan.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Back to top button