OASE

Penghalang Menjadi Orang Saleh

Apakah mereka mengetahui arti dari surat Al-Fatihah atau Al-Ikhlas yang sering mereka baca? Salat pada hakikatnya merupakan bentuk komunikasi formal seorang hamba dengan Rabb-nya.

Namun, mereka tidak menyadari kebodohan agamanya dan justru merasa puas dengan kondisi tersebut.

Terlalu Fokus terhadap Dunia

Sikap terlalu fokus pada dunia sangat buruk dalam pandangan Islam. Allah Swt. telah berfirman mengenai keseimbangan orientasi hidup manusia di dunia dan akhirat:

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash: 77).

Sayangnya, masih banyak umat Islam yang memiliki orientasi hidup yang terbalik saat ini. Waktu sehari semalam lebih banyak digunakan untuk mengejar kepentingan duniawi semata.

Sangat sedikit porsi waktu yang tersisa untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat. Banyak ayat Al-Qur’an menganjurkan sikap zuhud agar hati tidak terpaut cinta dunia secara berlebihan.

Kondisi saat ini menunjukkan orang berlomba berebut dunia hingga berdampak pada kerusakan moral bangsa. Dampak perebutan dunia ini memicu perkelahian, kekerasan, pembunuhan, korupsi, hingga praktik suap-menyuap.

Allah Swt. berfirman:

قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيْلٌۚ وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقٰىۗ وَلَا تُظْلَمُوْنَ فَتِيْلًا

“Katakanlah, ‘Kesenangan di dunia ini hanyalah sedikit, sedangkan akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun’.” (QS An-Nisa’: 77).

Sikap zuhud akan memudahkan kita termotivasi beramal saleh serta terhindar dari perbuatan maksiat. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang saleh yang benar-benar bertakwa kepada Allah Swt.

Bakhil terhadap Harta

Kita harus menyadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki merupakan titipan dari Allah Swt. Oleh karena itu, tidak selayaknya kita bersikap bakhil terhadap harta yang telah diamanahkan tersebut.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button