HAJI UMRAH

Perkuat Wisata Religi, Kementerian Haji dan Umrah Dorong Kerja Sama Indonesia–Uzbekistan

Ia mengatakan bahwa Uzbekistan telah memberlakukan bebas visa bagi tujuh negara sejak 2017, termasuk Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan mobilitas wisatawan kedua negara.

Dalam delapan bulan terakhir, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Uzbekistan terus meningkat dan bahkan telah melampaui jumlah wisatawan asal Malaysia. Oleh karena itu, Komite Pariwisata Uzbekistan menyambut baik gagasan pengembangan wisata religi berbasis pengalaman spiritual, seperti program mendalami hadis selama Ramadan di Samarkand.

“Program mendalami hadis selama Ramadan, misalnya di Samarkand, merupakan ide yang menarik,” kata Abdulaziz.

Selain konektivitas penerbangan, kedua pihak juga membahas promosi pariwisata bersama. Abdulaziz menyampaikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Menteri Pariwisata Indonesia mengenai peluang promosi bersama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara.

“Kami ingin wisatawan Uzbekistan datang ke Indonesia, dan wisatawan Indonesia datang ke Uzbekistan,” katanya.

Menhaj pun mengundang masyarakat Uzbekistan untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Menurutnya, Indonesia memiliki keragaman destinasi yang sangat besar.

“Indonesia memiliki lebih banyak tujuan wisata dibandingkan Malaysia dan Thailand,” ujarnya.

Kerja sama juga diarahkan pada penguatan ekosistem industri halal. Komite Pariwisata Uzbekistan menyatakan kesiapan memenuhi kebutuhan sertifikasi halal apabila menjadi bagian dari pengembangan kerja sama pariwisata kedua negara. “Kami siap jika diperlukan sertifikasi halal,” kata Abdulaziz.

Duta Besar RI untuk Uzbekistan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, menambahkan bahwa kedekatan spiritual kedua negara juga diperkuat oleh besarnya pengikut tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi modal sosial untuk memperkuat hubungan masyarakat Indonesia dan Uzbekistan.

Di sektor ekonomi digital, Bank Indonesia dan Bank Sentral Uzbekistan juga tengah membahas kemungkinan penggunaan QRIS dan UzQR. Kerja sama tersebut diharapkan memudahkan transaksi wisatawan Indonesia dan Uzbekistan ketika berkunjung ke masing-masing negara.

Dengan berbagai peluang tersebut, kerja sama Indonesia–Uzbekistan diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan wisata religi, konektivitas transportasi, industri halal, perdagangan, hingga sistem pembayaran digital.

Bagi Kementerian Haji dan Umrah, penguatan hubungan dengan Uzbekistan menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat perjalanan ibadah dan wisata religi sekaligus membuka ruang baru bagi kerja sama antarmasyarakat kedua negara. []

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button